Diduga Tanpa ‘IMB’ Di jalan Surya Trantib Dan Camat Tembung Tutup Mata

Siasatnusantara – Medan || Medan l Jam 12:48 senin( 18/11/19) Maraknya Pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, yang di gaungkan oleh Presiden Jokowi, sudah mulai tampak dan hampir merata di seluruh daerah, kota dan Provinsi di Indonesia.

Begitu juga halnya kota Medan sudah mulai berkembang dan lambat laun berubah menjadi kota metropolitan, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pembangunan infrastruktur, jalan tol dan jalan kereta api, serta fasilitas umum sebagai penunjangnya.

Selain itu banyaknya pembangunan ruko dan kompleks-kompleks perumahan yang menunjukkan bahwa ekonomi di kota Medan semakin bertumbuh.

Namun sangat disayangkan, karena pembangunan ruko dan komplek perumahan yang seharusnya menjadi pemasukan dan pendapatan asli daerah, saat ini terkesan terlihat seperti tidak mengindahkan Perda Kota Medan yang berlaku.

Seperti halnya dua komplek perumahan di Jalan Surya yang tidak jauh jarak antara kompleks bangunan perumahan yang berjumlah lebih kurang sekitar 33 unit dan komplek Bangunan Surya Residence sebanyak 12 unit.

Dari pantauan langsung oleh wartawan media ini, di kedua komplek bangunan ini tidak terlihat adanya Plank IMB yang ditempelkan pada bangunan tersebut.

Kedua komplek bangunan ini berada di Jalan Surya Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung, yang ditotal keseluruhan kedua komplek bangunan ini berjumlah sekitar 57 unit.

Saat dikonfirmasi Awak Media ini via SMS WhatsApp ke oknum yang dianggap bertanggung jawab terkait pengurusan izin perumahan ini, tidak ada komentar apapun, alias tidak menjawab.

Dilain tempat Kasi Trantib kecamatan Medan Tembung Fahmi, diduga alergi terhadap wartawan, hal ini terlihat ketika dikonfirmasi melalui Pesan singkat WhatsApp tidak ada menjawab, seolah-olah terantib kecamatan Medan Tembung Bungkam dan Duduk Manis Di kantor Camat Medan Tembung

Hal ini menimbulkan kesan disinyalir adanya permainan antara pengembang dan oknum terantib kecamatan Medan Tembung yang berkaitan, sehingga pembangunan yang ada tidak sesuai dengan Perda Kota Medan, dan diduga mengangkangi peraturan yang ada.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, mengenai izin bangunan disinyalir adanya dugaan permainan sehingga proyek pembangunan ini tetap terus berjalan lancar tanpa ada teguran dari aparat terkait.

Sesuai Perda Kota Medan no 5 tahun 2012, tentang Larangan dan Kewajiban Bab V.
Pasal 16. Pemegang IMB diwajibkan .
(a). Mematuhi segala ketentuan dalam IMB yang diterbitkan.
(b). Memberitahukan kepada Instansi terkait/ petugas bahwa saat pekerjaan bangunan dimulai.
(c). Memperlihatkan IMB serta kelengkapan pada petugas yang ditunjuk.
(d). Memasang papan petunjuk ( Plank) IMB di lokasi bangunan yang sesuai dan dapat dilihat secara jelas.
(e). Membantu terselenggaranya pemeriksaan bangunan dan
(f). Memberitahukan secara tertulis kepada instansi/ Petugas bahwa pekerjaan mendirikan bangunan telah selesai dilakukan.

Pasal 17.
Setiap orang atau Badan dilarang.
( a) Mendirikan Bangunan tanpa IMB.
( b) Memulai pekerjaan mendirikan bangunan sebelum diterbitkannya IMB dan/atau
( c). Mendirikan bangunan tidak sesuai dengan IMB yang telah diterbitkan.

Dalam hal ini perlu ketegasan pemerintah daerah khusus Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan serta Kepala SatPol PP Kota Medan, karena disinyalir menjadi permainan oknum pemerintah setempat yang terkesan tutup mata dan diduga alergi terhadap wartawan, disamping itu juga hal ini dapat dikatakan sebagai penggelapan Pendapatan Asli Hb (PAD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *