Gudang PT. KAI Siantar Disulap Jadi Lokalisasi Perjudian

Edisi ke 2 berupa Pertanyaan :Polisi Diduga Tutup Mata atau Kapolres Takut Dengan Para Bandar ?

SIASAT NUSANTARA – P. SIANTAR || Kehadiran lokalisasi perjudian game ketangkasan modus tembak ikan di gudang PT. KAI P. Siantar, membuat warga Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat gerah.

Dikabarkan, bisnis perjudian berlogo ‘Golden Game’ tersebut tak pernah tersentuh hukum.
“Kurang lebih setengah tahun sudah beroperasi itu bang. Belum pernah digerebek sih,” jelas Gunawan warga sekitar kepada wartawan.

Stasion Kereta Api Beralih fungsi menjadi lokasi judi

Seperti diketahui, Pemerintah secara tegas telah melarang Tindak pidana perjudian yang telah di atur dalam Kitab Undang Undang hukum Pidana pasal 303 KUHP.

Terpisah, ketika kru media ini melakukan konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres P. Siantar, Iptu Nur Istiono Sik tak berhasil ditemui. Meski telah berjanji beberapa hari yang lalu, mantan Kanit III Sat Narkoba Polrestabes Medan ini mengarahkan wartawan untuk menemui KBO yang pada saat itu menghadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Kls IIA Pematang siantar Jalan Asahan KM 6.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres P. Siantar, Aipda N. Surbakti menjelaskan bahwa Kasat Reskrim berada di Kota Medan.

“Sepengetahuan saya, Kasat Reskrim sedang di Medan bang,” bebernya.

Warga sekitar berinisial AR (41) mengaku kecewa dengan pihak kepolisian Polres P. Siantar yang diduga tutup mata dengan praktik perjudian tersebut.

“Kami meminta bapak Kapolda Sumut segera bergerak dan menjadi perhatian khusus atas praktik perjudian di wilayah hukum Polres P. Siantar,” harapnya.

Baru baru ini juga sudah adanya penolakan judi di P.Siantar seperti demo oleh mahasiswa GMKI dimana Pihak Polresta P. Siantar seperti pemberitaan siasatnusantara.com disana pihak polres berjanji akan menyampaikan permintaan para mahasiswa tersebut kepada pimpinannya tentang maraknya judi di wilayah hukumnya seperti tuntutan mahasiswa. Namun demikian, permintaan mahasiswa tersebut hanya di acuhkan saja,

Adapun komentar warga yang lain ” Kami bingung bang kenapa polres P. Siantar membiarkan judi tersebut seakan akan kapolres takut dengan para bandar judi tersebut” Pungkas warga yang tak mau disebut namanya (Hamdan)

Bersambung…!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *