Moh.Ja’far Hasibuan Si Juara Dunia Mendapat Sepeda Motor Dari Kapoldasu

Siasatnusantara.com- Sumut || Atas prestasi Moh. Ja’far mengharumkan nama Sumut. Kapoldasu Ir. Pol. Drs. Agus Andrianto. SH., MH. Memberikan hadiah berupa sepeda motor honda vario 125, kamis (15/11/2019)

Dirinya sangat senang ;

“atas tindakan kapolda tersebut saya sangat bangga dan saya sebagai juara dunia penemu obat luar mengangkat jempol sebagai apresiasi yang sangat besar kepada bapak kapoldasu dan saya juga mengharapkan agar dia dijadikan bapak teuladan bagi pejabat lainnya dan selalu sukses dalam karirnya”.Pungkas moh.ja’far dengan senang

Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya ilmuwan muda yang berhasil menggoncangkan dunia lewat penemuannya yang spektakuler yakni, Obat Kulit Bagi Manusia dan Hewan Luar dan Dalam.

Sang penemu tersebut adalah Muhammad Ja’far Hasibuan (27). Putra asal Sumatera Utara (Sumut) ini memenangkan kompetisi di China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelectual Property Association.

Dia berhasil menyumbangkan medali emas dan WIIPA Special Award bagi Indonesia. Tak salah pernyataan Bung Karno,

“Beri saya 10 pemuda maka akan saya guncangkan dunia” dan kini terbukti melalui prestasi Muhammad Ja’far Hasibuan.

Penghargaan no.1 dunia menjadi makna tersendiri jelang HUT RI, Sontak saja lewat penemuannya ini, ia pun viral diberbagai media cetak, online bahkan Youtube.

Atas torehannya ini ia menjadi orang pertama di Asia yang dapat penghargaan dunia pada Pameran Teknologi Internasional China, Shanghai dan selanjutnya disebut CSITF, disetujui oleh dewan Negara yang diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara dan Pemerintah Kota Shanghai.

Kegiatan ini didukung juga oleh lembaga PBB seperti UNIDO, UNDP dan WIPO, dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang China untuk Impor dan Ekspor Mesin dan Produk Elektronik, Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai dan Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, adalah profesional tingkat nasional khusus untuk perdagangan teknologi internasional.

Dari cerita Moh. Ja’ far pada wartawan beliau kecewa pada Gubernur Sumatra utara Edy Ramayadi

” Saya agak kecewa pada pak Gubernur Sumatera utara bang. Kecewa nya seperti ini :

” Sudah Banyak Saya Jumpai Pejabat di Sumut, tapi tidak Seperti Gubernur Sumut kita ini. Beliau tidak Menghargai Prestasi Anak Sumut dan Berikan Janji Palsu Kepada Warganya. ” Terang Ja’far.

Tambah Ja’Far : ” Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dulu ngemis untuk di dukung Jadi Gubernur Sumut setelah duduk sekarang lupa dengan kulitnya saat menagih janjinya tidak di ingatnya lagi. Beliau janji sama saya Akan Memberikan Hadiah Bonus jika saya Juara dengan Mengharumkan Nama Sumut di Tingkat Dunia. ” Kesal Ja’far.

Diketahui Sebelumnya, Muhammad Jafar Hasibuan menerima audiensi pada Senin, 20 Mei 2019 di ruang kerja Gubernur Sumatera Utara Jalan Dipenegoro No 30 Medan.

Pada saat itu dirinya teringat dengan sepenggal kalimat janji, apa yang telah diucapkan Gubsu akan memberikan nya bonus bantuan prestasi.

Dimana janji itu Ja’far akan di permudah untuk mengurus izin karya temuannya. Janji kepada Ja’far sekiranya Gubsu akan memfasilitasi semua izin dan pabriknya hanya tinggal janji.

” Pada audiensi saya ketika itu bang, ucap Ja’far pada wartawan : Gubsu berjanji untuk pengembangannya mulai dari mengurus hak paten, merek dan biaya dari Balitbang Sumut. Serta akan membantunya melalui bonus hadiah juara dunia dari 4 SKPD seperti Dinas Pemuda Dan Olah raga Sumut, Dinas Kesehatan Sumut, Balitbang Sumut dan Dinas Pendidikan Sumut. Tapi apa yang saya dapat bang, 4 SKPD Menolak surat saya. ” Ucap Ja’far Dengan wajah Sedih.

Dari pengakuan Ja’far, dirinya sempat menemui Gubsu Edy Rahmayadi Yang Ke 5 kalinya namun selalu gagal.

Untuk ke 6 kali ja’far bertemu dengan Gubsu dengan mendatangi rumah Edy Rahmayadi pada malam Shubuh hari Rabu 06 November 2019, Apa hasilnay…?…

” izin pak gubsu boleh saya bicara hanya 2 menit aja terkait apresiasi harumkan nama sumut di tingkat dunia yang bapak terima beberapa bulan lalu. ini pak surat dari 4 skpd semuanya menolak saya. Mohon anakmu ini pak Edy di bantu. Sedih saya bang, setelah menanyakan itu Pak Gubsu langsung pergi masuk rumah. Ucap Ja,far dengan linang air mata.

Sampai saat ini, detik ini, pengakuan Ja’far untuk ingin bertemu kembali kepada Gubsu selalu dihalangi ajudan orang no 1 di sumut bernama dayat terang Muhammad Jafar Hasibuan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *