Pengadilan Negeri Medan Kabulkan Eksepsi Penasihat Hukum Pekerja Objek Jaminan Fidusia

SiasatNusantara – Medan || Tanggal 5 Nopember 20I9 adalah hari yang sangat melegakan bagi Ferianta Sinulingga S. Kom dkk, dimana pada hari tersebut Majelis Hakim Perkara Pidana dengan Register No. 237/Pid.B/209/PN-Mdn pada Pengadilan Negeri Medan, dalam Putusan Sela telah mengabulkan Eksepsi Para Terdakwa yang disusun oleh Penasihat Hukumnya “Herry L. Tobing, SH” dan “Christina Nurmaya Dewi, SH. MH. dengan amar putusan yang menyatakan bahwa “Surat Dakwaan No. Reg. Perkara : PDM-613/Eoh.2/08/2019 tertanggal 28 Agustus 2019 batal demi hukum (Van Rechtswege Nietig atau Null And Void)”

Dalam Pertimbangan hukumnya, Majelis Hakim yang diketuai oleh M. Ali Tarigan SH. Dkk, menyebutkan bahwa oleh karena sebelumnya dalam perkara Praperadilan yang diajukan oleh Para Terdakwa melalui Penasihat Hukumnya dengan Register Perkara No. 60/Pid.Pra/2019/PN. Medan yang diputus pada tanggal 12 Agustus 2019, telah dikabulkan oleh Hakim Irwan Efendi dengan menyatakan bahwa laporan perkara yang diajukan oleh pelapor tidak berkekuatan hukum dan tidak sah adanya, demikian halnya terhadap penangkapan dan penahanan Para Terdakwa, bahkan Penetapan status tersangka kepada Para Terdakwa adalah tidak sah dan tidak berkekuatan hukum adanya sehingga penyidikan dalam perkara a quo harus dihentikan.

Pada tanggal 19 Agustus 2019 Kepolisian Sektor Sunggal telah melimpahkan berkas perkara kepada kejaksaan Negeri Medan, padahal Kepolisian Sektor Sunggal secara nyata mengetahui akan kewajibannya untuk memenuhi isi putusan Praperadilan Tertanggal 12 Agustus 2019 tersebut, sehingga pada tanggal 20 Agustus 2019 Penasihat Hukum Para Terdakwa telah langsung berkordinasi dengan Jaksa Rocky Sirait, SH agar tidak terjadi kesalahan dan pelanggaran terhadap ketentuan hukum dalam proses penanganan perkara tersebut.

Alih-alih menghentikan penuntutan, justru Jaksa Penuntut Umum yang telah mengetahui adanya Putusan Praperadilan dalam pemeriksaan perkara Para Terdakwa malah dengan segera dan tanpa pertimbangan, melimpahkan perkara tersebut kepada Pengadilan Negeri Medan.

Dari pengalaman menjalani proses pemeriksaan perkara tersebut mulai dari penyidikan di kepolisian, kejaksaan sampai dengan tingkat Pengadilan Negeri Medan, Penasehat Hukum Terdakwa (Herry L. Tobing, SH dan Christina Nurmaya Dewi, SH. MH.) berpendapat agar “kiranya pihak Kepolisian maupun Kejaksaan selaku Aparat Penegak Hukum dalam memeriksa suatu perkara hendaknya benar-benar menerapkan ketentuan yang diatur dalam Hukum Acara Pidana sebagain pedoman utama dalam menggunakan kewenangannya” Pungkasnya (Donni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *