Polres Batu Bara Ungkap Pengoplos Gas Bersubsidi 3 Kg ke Tabung 12 kg

Siasatnusantara.comBatu Bara ||  Satu pengoplos gas  bersubsidi tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram diamankan petugas  Polres Batu Bara.

Kasus ini diungkap Sat Reskrim Polres Batu Bara, atas laporan warga yang mengaku, gas bersubsidi 3 Kg sulit didapat.

Sat Reskrim Polres Batu Bara yang bergerak menyelidiki informasi ini, dan mengungkap pengoplosan gas elpijidari tabung 3 Kg ke tabung gas 12 Kg.

Pelaku menjalankan  bisnis ini di Dusun IV Desa Mekar Mulyo Kec. Sei Balai. Kab, Batu Bara.

Kapolres Batu Bara, AKBP AKBP R. Simatupang, SH, M. Hum mengatakan, pelaku membeli gas 3 Kg dari warung-warung diwilayah Setelah itu, pelaku mengoplos isi gas 3 Kg ke ukuran 12 Kg.

Dengan regulator suntikan yang dimodifikasi, pelaku bisa memindahkan isi gas. Setelah isi gas berpindah ke tabung ukuran 12 Kg, pelaku menjual kembali.

“Pelaku dari satu warung beli 4 tabung 3 Kg. Lalu pindah lagi ke warung lain. Pelaku menyasar semua warung yang jual gas subsidi. Setelah gas subsidi terkumpul, pelaku pindahkan isinya ke tabung 12 Kg. Ini praktek ilegal yang berbahaya,”kata AKBP R. Simatupang kepada wartawan.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan Pajar Rudin sebagai pekerja, Sementara Abdul Rasib sebagai Pemilik masi DPO Dia merupakan pemilik usaha pengoplosan gas bersubsidi.

Atas perbuatannya, pelaku di ancam Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) b dan c UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan atau pasal 53 b,c dan d UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dan atau pasal 32 ayat (2) jo pasal 30 UU nomor 02 tahun 1981 tentang Meterology Legal.

“Ancaman hukuman lebih dari 5 tahun dan denda lebih dari Rp30 miliar,” tegas AKBP R. Sumatupang kepada wartawan di Polres Batu Bara. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *