Bupati Tobasa Diminta Evaluasi Kepala Dinas Yang Tidak Serius Bekerja

SN – BALIGE ||Menanggapi masalah displin para pimpinan perangkat dinas/kepala dinas yang akhir akhir ini sangat jarang masuk kantor membuat ketua LSM Aliansi Tobasa Melawan(ATM) Fritz Simanjuntak angkat bicara, menurutnya hal ini sangat tidak baik karena akan mengganggu kinerja pemerintah kabupaten Tobasa dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Atau juga kepada para rekanan yang akan melaksanakan pekerjaan, kita sangat menyayangkan ini seperti tadi saya ke kantor dinas pertanian dimana saya tadi ada urusan dengan kadis, dan sudah beberapa kali saya ke kantor ini, yang saya lihat mobil kadisnya ada tapi orangngnya tidak ada tapi malah saya hanya menjumpai kucing di kantor itu seraya menunjukkan foto di ponselnya dengan rasa kecewa menerangkan kepada wartawan di salah satu warung di kota balige.

Menurutnya Bupati harus mengambil tindakan tegas dengan mengganti kepala dinas yang tidak becus bekerja agar pelayanan disetiap kantor lebih baik. Ini tidak bisa dibiarkan oleh bupati karena menurut fritz akibatnya setiap hari kantor di dinas pertanian sepi tanpa banyak aktifitas karena kepala dinasnya jarang masuk kantor.

Ketua Aliansi Tobasa Melawan ini juga berharap agar Bupati Tobasa agar mengevaluasi seluruh dinas yang tidak becus bekerja dan bila perlu menggantinya dengan kepala dinas yang mau serius bekerja.

Hal senada juga di sampaikan oleh Binter Hutagaol yang merupakan tokoh Balige dan juga Ketua Forum Balige Raja (FBR) menuturkan seperti kepala dinas PU juga perlu diganti karena menurutnya kadis PU Tobasa selalu berbohong kepadanya dengan menjanjikan suatu pekerjaan buat organisasi yang dipimpinnya tapi hingga hari ini tidak pernah direalisasikan, menurutnya kadis seperti ini tidak bisa dipakai oleh bupati tobasa, disamping itu Binter Hutagaol menuturkan bahwa kadis ini sebelumnya telah banyak masalah sebelum menjabat sebagai kepala dinas, jadi wajar bupati menggantinya demi efektifitas kinerja dinas tersebut.

Menanggapi hal tersebut kita mencoba mengkonfirmasi kedua kepala dinas tersebut di kantornya masing masing namun kedua kadis tersebut tidak berada di kantor, dan ketika dihubungi melalui telepon seluler tidak aktif.(fr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *