Debt Kolektor Mengaku BAIS Diamankan Oleh Intel Korem Lilawangsa Lhoksumawe, Setelah diperiksa 1×24 Jam langsung di Lepaskan Polres Lhoksumawe

Foto korban di polres lhoksemawe

SN – Lhoksomawe || Terkait viral nya berita tentang penangkapan Anggota Debt kolektor yang mengaku sebagai anggota BAIS akhirnya dilepaskan oleh polres Lhoksumawe. Sabtu, (21/12/2019)

Adapun informasi ini berawal dari pihak anggota korem Lilawangsa yang melakukan penangkapan terhadap korban atas nama Muhammad Fd (37) tinggal di lhoksumawe

Korban mengaku jika dirinya ditangkap oleh anggota korem lilawangsa lhoksumawe dan diserahkan ke polres lhoksumawe setelah dipukuli dan memiliki memar yang banyak di badannya.

Dirinya juga mengaku jika dirinya saat itu sedang melihat penarikan objek Fidusia terjadi disebuah swalayan sumber rezeki dan dirinya juga mengaku jika pihak diduga TNI memegang pinggangnya dan melihat ada senjata api dan menyebutkan indentitasnya dari anggota intel korem Lilawangsa, lhoksemawe

Sehingga dirinya menyamperin keributan tersebut “Maaf mas kenapa ribut ribut jangan lah gitu bawa bawa yang namanya kesatuan mas, saya juga sering berhubungan dengan anggota bais namun mereka tidak seperti mas yang arogan.” Pungkas korban

Atas ucapan tersebut pihak serka Rony langsung hubungi rekan rekannya dan menangkap korban dengan tuduhan Mengaku sebagai anggota BAIS sehingga penangkapan pun terjadi dan diduga berujung pidana

Hal tersebut pun di bantahkan korban, “Saya tidak pernah mengaku sebagai anggota BAIS dan saya hanya mengaku punya rekan di BAIS dan sifatnya semua baik dan tidak ada yang arogan, Itunya saya bilang bang”. pungkas korban kepada media

Lanjutnya lagi “Saya sudah berobat bang ke rumah sakit dan badan saya semua memar karna saya dipukuli sebelum diserahkan kepihak polres lhoksumawe” pungkas muhammad fd

Asal muasal kasus tersebut berawal dari kepemilikan kendaraan suzuki R3 yang diduga Mobil tersebut tidak memiliki surat surat yang digunakan/dipakai oleh anggota korem serka rony dari satuan intel korem lhokseumawe

Dilain orang setelah dikonfirmasi oleh awak media siasat nusantara “Penarikan satu unit mobil R3 yang ditarik tersebut bukanlah atas nama dia sebagai pemilik dan merupakan mobil lesing yang menunggak dan sudah dipalsukan platnya oleh anggota TNI yang bernama serka Roni dan mobil tersebut saat ini sudah diamankan di DENPOM bang”. pungkas salah seorang pekerja fidusia

Dalam Hal ini pihak media langsung konfirmasi kepada Pasi Intel Korem Lhoksoumawe terkait penangkapan tersebut pihaknya mengaku kurang mengetahui hal tersebut karena sedang sakit dan mengarahkan konfirmasi pihak media ke polres Lhoksoumawe dan pihak Pom

“[21/12 18.43] Kapten Pasintel Korem Lokhsomawe Pak Ginting: Itu sy blm paham bang : Yang pasti anggota kita yang di keroyok : Itu yg sy dapat info : Karna sy sakit blm sempat sy cari tau
: Langsung saja konfirmasi ke pom dan polres ya”. Pungkas Pasintel

Pihak media juga langsung lakukan penelusuran kepada denpom lhoksoumawe salah satu perwira disana, Kapten Aminoto namun nomor handphone dan whatshapnya sedang tidak aktif.

Sesuai Pembicaraan pasintel agar konfirmasi kepada Pom dan Polres tersebut maka pihak media juga langsung konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Lhoksumawe Akp Indra terkait pemukulan kepada korban dan pihaknya mengucapkan “terima kasih atas informasinya,” pungkasnya (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *