H-2 Perayaan Natal, Perjudian Tembak Ikan Komplek SBC Siantar Tetap Beroperasi

Lokasi judi seperti tempat perayaan natal

SIASAT NUSANTARA , SIANTAR || Dua hari jelang perayaan natal bagi umat nasrani, tampaknya tak mendapatkan perhatian bagi pihak kepolisian. Pasalnya, lokalisasi perjudian tembak ikan di Komplek SBC Kel. Pahlawan Kec. Siantar Timur tetap beroperasi.

Hal tersebut terlihat saat kru media mendatangi lokasi tersebut, Senin (23/12/2019) sore sekira pukul 16.00 WIB. Para pemain terlihat hilir mudik memenuhi area permainan tersebut.

Salah seorang warga berinisial RS (44) menyampaikan kepada kru media bahwa lokalisasi perjudian yang disebut-sebut milik pria turunan Tionghua ini tak pernah tersentuh hukum.

“Ini mau perayaan Natal, harusnya menghargai lah. Namun, kenapa polisi tutup mata akan hal ini? Digerebek juga gak pernah,” ketus RS kepada wartawan.

Hal senada atas penolakan lokasi perjudian tersebut juga terlontar dari warga lainnya berinisia RIN (35). Wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini khwatir akan keberlangsungan hidup dan juga keharmonisan rumah tangga atas keberadaan lokasi perjudian tersebut.

“Otomatis, mental anak-anak akan terganggu dengan cara rasa keingintahuan mereka. Mereka datang ke lokasi itu, kemudian main dan menghabiskan uang. Kemana arahnya? Pasti tindakan kriminal jika ingin main namun uang gak ada. Untuk para pria dewasa, pasti mengorbankan rumah tangga demi hobby sebagai penjudi. Saya mohon dipertimbangkan kembali lah pak polisi lokasi perjudian itu,” harapnya.

Ketika kru media menyambangi lokasi tersebut, tampak berbagai jenis permainan diantaranya mesin tembak ikan 3 unit, mesin roulette, dll.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Polres P. Siantar belum memberikan keterangan apapun atas keberadaan lokasi penyakit masyarakat tersebut. Bahkan, Kasat Reskrim Polres P. Siantar, Iptu Nur Istiono SIK memblokir seluruh panggilan telepon wartawan yang hendak melakukan konfirmasi.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *