Pakpak Bharat Siap Menjadi Tuan Rumah Festival Danau Toba

SN – Pakpak Barat || Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, secara tegas menyatakan bahwa sudah selayaknya Kabupaten Pakpak Bharat dipersiapkan menjadi tuan rumah Festival Danau Toba (FDT). Pernyataan tersebut disampaikan beliau saat mengunjungi pelaksanaan hari ke-2 FDT VII yang dilaksanakan di Parapat, Kabupaten Simalungun, pada Selasa pagi (10/12).

Tujuannya menurut beliau adalah tidak hanya sebagai penyumbang dalam even Pariwisata. “Tetapi juga sebagai wujud komitmen Kabupaten Pakpak Bharat sebagai salah satu wilayah yang berada dalam kawasan Danau Toba”, sambungnya.

Dengan didampingi Ka. Dinas Pariwisata, Bambang S. Banurea, Sek. Dinas Koperasi, Joni Feber Solin, dan Ka. Bagian Humas Setda, Abdul Ghani Berutu, SE, MAP, Pj. Bupati juga menyatakan siap jika dijadikan sebagai panitia bersama dengan Kabupaten Dairi. “Karena pada intinya antara Pakpak Bharat dan Dairi memiliki ikatan emosional yang kuat, selain sebagai Kabupaten induk, juga memiliki hubungan darah kekerabatan sesama suku Pakpak”, jelasnya lagi.

Saat ditanyakan tentang waktu pelaksanaan, Pj. Bupati menyampaikan bahwa secara efektif penganggaran paling logis, untuk pelaksanaannya di tahun 2021. “Tetapi juga tidak menutup kemungkinan di tahun 2020 dengan memanfaatkan P-APBD. Untuk percepatan hal tersebut, kami siap bekerja sama dengan DPRD, tokoh sulang-silima, pemuka masyarakat serta adat demi suksesnya pelaksanaan FDT. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa pelaksanaan FDT ini nantinya dirangkai dengan Pesta Oang-oang yang menjadi annual event Pesta Rakyat di Kabupaten Pakpak Bharat”, tandasnya.

“Walaupun Kabupaten Pakpak Bharat tidak memiliki pantai yang bersinggungan langsung dengan Danau Toba, tetapi harus diakui bahwa hutan-hutan di Pakpak Bharat lah yang juga menjadi sumber air pada Danau terbesar di Indonesia ini. Artinya antara hutan dan danau bagai 2 sisi mata uang yang tak terpisahkan, dan ini akan menjadi perwujudan komitmen untuk melindungi dan melestarikan hutan”, tambah Asren Nasution, seraya menegaskan bahwa hal ini akan membangkitkan masyarakat Sumut dan khususnya Pakpak Bharat untuk semakin meningkatkan sektor perekonomian dari aspek pariwisata.

Festival Danau Toba ke-7 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi pada Senin sore, 9 Desember 2019, di Open Stage Parapat. FDT tahun ini berlangsung sampai dengan Kamis, 12 Desember 2019. Perhelatan akbar ini, diikuti 8 kabupaten se kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Pakpak Bharat. Dalam acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sumut, Nawal Edy Rahmayadi,  dan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (Dirut BPODT), Arie Prasetyo. Kegiatan seremonial pembukaan diisi berbagai atraksi budaya, gondang, tor-tor dan termasuk pencatatan rekor MURI untuk pemakaian bulang sulappei. (D.solin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *