Polisi Tangkap Pembunuh Alung Harahap

SN,MEDAN | Tim Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil mengamankan pelaku pembunuhan terhadap korban AH alias Alung Harahap (25) yang ditemukan tewas di dalam kamar kos-kosan di Jalan Punak, Kota Medan, Rabu (4/12/2019) pagi.

Sebelum pelaku diamankan, motif pembunuhan terhadap AH masih simpang siur. Sempat tersebar isu korban diduga nyawanya dihabisi karena tidak mau diajak berhubungan intim.

Bahkan beredar kabar miring yang menyebutkan bahwa sebelum tewas dibunuh, AH sedang memiliki masalah dengan kekasihnya.

Pelaku pembunuhan terhadap korban AH akhirnya berhasil diamankan. Tapi belum diketahui jelas, dimana pelaku diamankan.

“Ya, benar pelakunya sudah ditangkap,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Senin (9/12/2019).

“Siang ini rencananya kasus ini akan dipaparkan,” sambungnya.
Ditanya apakah pelaku yang tega habisi nyawa korban, adalah pacar dari pada korban. Dadang hanya tersenyum dan menjawab singkat.
“Pelakunya orang dekat,” jelasnya.

Pelaku Pacar Korban Sendiri

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, Senin (9/12/2019), pelaku berjumlah satu orang.

Hubungan pelaku dan korban adalah berpacaran.

“Pelaku bernama Samsir Halomoan Harahap (30).
Si pelaku melihat korban baru pulang sehingga ia beranggapan bahwa korban selingkuh dengan orang lain.”


“Kemudian tersangka pulang ke rumahnya, namun kembali datang menjumpai korban di dalam kamar kosnya,” ujarnya.


Lanjut Dadang, pelaku juga mengambil ponsel korban yang berada di atas tempat tidur.


Si korban kemudian mengambil pisau cutter.


Melihat itu, pelaku langsung berusaha menangkap dan memukul serta memijak korban dan melakukan penikaman sehingga korban meninggal dunia,” ungkapnya.


Pelaku diamankan petugas pada Jumat (6/9/2019) pukul 19.00 WIB di Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Pelaku disangkakan pasal 338 Subs pasal 365 ayat (3) subs pasal 351 ayat (3).


“Dari pengungkapan kasus tersebut, kami mengamankan barang bukti berupa satu baju kaos lengan pendek yang bernoda darah, satu buah baju kaos warna hitam dan satu buah pisau cutter,” pungkas Kombes Dadang Hartanto didampingi Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing.

Terungkap penemuan lain di TKP, dari badan korban ditemukan sayatan di leher sebelah kanan dan ada bekas luka benturan lebam di kening bagian atas, pipi, dan kaki.


Korban juga kenakan jam kecil berwarna hitam di tangan bagian kanan.
Kotak sabun, gagang pisau karter berwarna merah dan tulisan “MATI KW (Mati kau)” menggunakan darah segar milik korban.


Tulisan itu tertulis tepat di dinding kamar korban yang berwarna putih.
Setelah melakukan aksi pembunuhan, pelaku yang diduga teman dekat korban AH alias Bian alias Alung Harahap (25), melarikan diri.


Untuk menghilangkan jejak, pelaku sempat mencuci pisau cutter yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.


Setelah itu, agar jejaknya tak tercium pihak kepolisian, pelaku membuka bajunya yang berlumuran darah dan membuang dilokasi. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *