Delapan Kecamatan di Grobogan Terdampak Banjir, 1 Meninggal Dunia

Banjir di Grobogan Jawa Tengah

SN-Grobogan || Banjir melanda delapan kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sejak Rabu (8/1) malam. Peristiwa tersebut juga menyebabkan 1 warga meninggal dunia atas nama Hj. Florentina Siti Haryatmi karena terpeleset di dalam rumah dan Jebolan Tanggul Kali Jajar di Karangrayung sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut laporan sementara Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih, banjir tersebut disebabkan air kiriman dari wilayah atas (selatan/hutan dan Boyolali) melalui Sungai Tuntang dan Sungai Jajar Baru setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak pukul 13.30 hingga 18.15 WIB.

Banjir di Grobogan Jawa Tengah

Adapun delapan kecamatan tersebut meliputi; Kecamatan Karangrayung, Kecamatan Gubug, Kecamatan Godong, Kecamatan Tanggungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kecamatan Penawangan, Kecamatan Kedungjati dan Kecamatan Purwodadi.

Berdasarkan data sementara, tinggi muka air dan jumlah Kepala Keluarga yang terdampak di masing-masing wilayah sebagai berikut:

Kecamatan Purwodadi
Terjadi genangan di kawasan Simpang lima Utara, Jetis, Seputaran Alun-alun Purwodadi dengan ketinggian antara 20-40 Cm, tidak terdapat rumah warga yang tergenang dan pada pukul 18.00 Wib air sudah surut.

Kecamatan Penawangan
Ketinggian air 20-40 cm, air surut -/+ pukul 21.00 Wib dengan dampak di wilayah:

  1. Desa Bologarang menggenangi 60 rumah warga,
  2. Desa Tunggu menggenangi 180 rumah warga
  3. Desa Watupawon menggenangi 38 rumah warga
  4. Desa Jipang menggenangi 60 rumah warga
  5. Desa Kramat menggenangi 384 rumah warga

Kecamatan Karangrayung
Dampak di wilayah:

  1. Desa Mojoagung di Dusun Karangjati, Medalen, Krasak, Mojo, Bangkal, Nggetas dan Ngejok 450 KK
  • Bobolan tanggul Kali Jajar di Dsn. Mendalan P= 41 m, L=4.5 m, Kedalaman 1,6 m
  • Bobolan tanggul Kali Jajar sebelah selatan Rel KA P= 41 m, L= 5m, Kedalaman 2 m
  1. Desa Mangin Dusun Pulo 5 KK
  2. Desa Sumberjosari -/+200 KK rumah warga Dusun Jajar, Sumber Barat, Sumber Timur, Tandan, karanglo, Mendang dan Kedungwungu.
    1 rumah (Marminah) roboh, 7 pintu rumah warga rusak, 1 ekor kambing meninggal dunia.
  3. Desa Pangkalan di Dusun Pangkalan dan Tangkis 150 KK
  4. Desa Termas di dusun Termas, Getas
  5. Desa Rawoh dusun rawoh 150 KK
  6. Desa Dempel Dusun Dempel ada tanggul jebol

Kecamatan Godong
Dampak di wilayah:

  1. Desa Anggaswangi
  2. Desa Werdoyo RT 01-02 RW 02 tergenang -/+ 50 KK ketinggian 15-50 cm akibat luapan kali Jajar

Kecamatan Kedungjati
Air datang sekira pukul 17.00 hingga 22.30 Wib mulai surut, dampak di wilayah:

  1. Desa Kalimaro Dusun Lukas -/+ 50 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/+ 30-60 Cm
  2. Desa Kedungjati Dusun Blandongan dan Kalikan ratusan rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 50-100 Cm
  3. Desa Wates Dusun Tamban dan Dusun Wates ratusan rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 50-100 Cm
  4. Desa Klitikan Dusun Klitikan -/+ 30 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 100 Cm
  5. Desa Jumo Dusun Dawung -/+ 70 rumah rumah tergenang dan air di halaman -/= 30-50 Cm

Kecamatan Tanggungharjo
11 rumah warga Desa Sugihmanik Dusun Gedangan tergenang dengan ketinggian air -/+ 70 cm, pada sekira pukul 23.30 air telah surut.

Kecamatan Gubug
Dampak di wilayah:

  1. Desa Penadaran 1.000 Jiwa
  2. Desa Glapan 2.000 Jiwa
  3. Desa Ngroto 6.700 Jiwa
  4. Desa Trisari 1.500 Jiwa
  5. Desa Ginggangtani 3.000 Jiwa
  6. Desa Kuwaron 6.000 Jiwa
  7. Desa Papanrejo 2.000 Jiwa
  8. Desa Kunjeng 2.000 Jiwa
  9. Desa Rowosari 2.900 Jiwa
  10. Desa Gubug 900 Jiwa
  11. Desa Jeketro 2000 Jiwa
  12. Rumah genset Glapan hanyut -/+ pukul 23.00 Wib
  13. Butuh alat berat bego guna pemulihan tanggul yg jebol

Kecamatan Tegowanu

  1. Desa Sukorejo -/+ 85 rumah warga tergenang dengan ketinggian antara 20-50 cm, pada sekira pukul 23.30 Wib air sudah surut.

Atas bencana banjir tersebut, Bupati Grobogan Sri Sumarni telah menetapkan Status Tanggap Darurat mulai hari Rabu, 08 Januari 2019 selama 7 hari ke depan.

Selain itu, Bupati juga meminta agar Dinas UPT bersama BPBD Grobogan, Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa hingga unsur TNI/Polri bersama-sama membantu meringankan kesulitan yang dihadapi warga atas bencana alam tersebut.

“Semua harus bergerak dan bergotong royong,” kata Sri Sumarni saat meninjau langsung kondisi banjir di Desa Mojoagung pada Rabu (8/1) malam.

Mulai hari ini, Kamis (9/1) dibuat dapur umum di Pendopo Kecamatan Gubug dan Balai Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung. Bantuan penanganan juga didapat dari Tim SAR BPBD Kab Demak dan Basarnas Pos Jepara.

Sampai berita ini diturunkan, tim BPBD Grobogan masih melanjutkan laporan dan proses evakuasi serta pembersihan di lapangan bersama TNI/Polri dan semua potensi relawan Kabupaten Grobogan. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *