DESA BOGAK “KECEWA” BATU BARA”Keterlambatan Berkas SPJ Dana Desa.

Siasatnusantara.com – Batubara || Dengan keterlambatan kades BOGAK Kholik nst memasuk kan laporan berkas SPJ dana desa(DD) tahap 3 ke dinas PMD KAB.Batu bara,desa bogak tidak dapat menyelesaikan kan pekerjaan dan administrasi dlm pembangunan desa di akhir tahun 2019
Di lansir awak media ,KADES bogak memaparkan keterlambatan dia mengantar kan laporan SPJ tahap 3 thn 2019 di karenakan beliau saki” ,merujuk dari pada surat edaran SEKDA BATU BARA yg mengharuskan kades memasukkan berkas tsb di tanggal 17des2019,,di karena kan beliau sakit maka kades tsb baru bisa memasukkan nya pada tgl 20 desember 2019.

Pada hari itu kades bogak mencoba memasukkan berkas laporan nya ke dinas PMD melalui Junaidi (salah satu staf dinas tsb)
Pak kades,belum ada perintah dari pak Radiansyah(KADIS PMD) untuk menerima berkas laporan DD dari desa yg terlambat memasuk kan berkas(ujarnya).

Berpikir la kades untuk menjumpai kadis yg saat itu tidak berada di kantor karena suatu urusan
Maka berinisiatif kades tsb mencari rumah KADIS itu yg berada di komplek Inalum blok B
Setelah mencari kesana kesini kades berjumpa dengan kadis PMD tsb,,dan kadis tsb kembali menyuruh untuk menjumpai staf nya si ‘j’,,si ‘j’tetap mengatakan belum ada petunjuk dari pak kadis bg.

Pak kadis tolong la bantu saya dlm pencairan tahap 3 ini karena waktu nya sudah singkat,pada tgl 17des2019 saya terlambat karena saya sakit,pekerjaan tahap 3 sebagian sdh ada saya kerjakan dan insya allah di thn 2020 desa bogak ini di tunjuk menjadi desa percontohan bantu saya pak,,bapak kan induk kepala desa se kab.BATU BARA via WA(papar kades tsb)
Pak kades coba buat surat permohonan dari camat,lalu layang kan keSEKDA untuk memberikan izin supaya berkas tsb bisa saya terima,,(petunjuk kadis tsb).

Dengan penuh semangat besok di surati dia(kades bogak)bapak camat Tanjung tiram setelah itu surat nya di kirim ke sekda mereka memberikan keringanan atas hal tsb,mereka (dinas dinas,camat&pendamping)melaku kan rapat dgn keputusan menurut kadis dlm waktu yg sdh singkat anggaran sebanyak itu tidak mungkin bisa di habiskan menurut pengalaman yg telah lalu,,sampai sampai di jumpai nya(kades)staf INSPEKTORAT untuk meminta petunjuk
Kalau ini wewenang saya pak kades ini saya bantu dan saya selesai kan,,tetapi ini bukan wewenang saya tapi saya akan coba hubungi kadis PMD tsb,,(ucap staf inspektorat tsb)
Singkat cerita semua yang di arahkan kadis PMD tsb sdh di buat dan dana tsb hanya di bayar kan sebanyak yg sdh di kerjakan saja senilai RP.234.429.000
pak kades coba minta rekomendasi dari sekda,,,lalu rekomendasi itu dapat,,maka di jumpai la kadis tsb sampai sampai ke lima puluh.

Tetapi saat di jumpai kades bogak beliau mengatakan “mintak maaf sayo pak kades”saya tidak bisa bantu dengan waktu yg singkat ini,,apa bisa bapak selesaikan dlm dua hari pekerjaan dan SPJ nya,,,
Ya kenapa pak(tanya si kades)semua petunjuk bapak sdh saya lakukan kok sekarang bapak tidak bisa bantu,,bagus dari awal bapak bilang saya kan gak merasa di rugikan dengan melanjutkan pekerjaan saya(jawab balik oleh kades dgn kesal karena dia merasa di oper oper).

Ia gara gara mengurusin urusan pak kades saya banyak di telpon,,oleh timsukses la,,DPR,Kadis kadis,,bahkan wartawan(balik jawab kadis tersebut)
Sampai saat ini belum ada titik terang tentang dana desa bogak tahap 3 thn 2019
Sedang kan mengacu kepada syarat pencairan dana desa dari kementerian RI untuk tahap 3 sebesar 40% di bayar kan paling cepat bulan juli serta paling lambat bulan desember
Masyarakat desa bogak pun bertanya tanya
ADA APA DENGAN DESA BOGAK ???????(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *