Judi Dingdong marak di kecamatan Medan Area, kota Medan Sumatera Utara

Siasatnusantara.com

Medan, 10 Januari 2020

Kegiatan meresahkan ” judi Dingdong “di wilayah kecamatan Medan area kota Medan provinsi Sumatera Utara tepatnya di jalan Denai gang singkat dan gang jati telah terjadi berlarut-larut bahkan 5 tahun yang lalu masih terjadi sampai hari ini.

Seakan-akan kegiatan tersebut dijadikan sebagai mata pencaharian pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat setempat bahwa judi dindong ini merupakan permainan koin logam yang di mana uang ditukarkan dengan koin logam dan memasukkan koin logam tersebut ke dalam mesin dan apabila mengenai sasaran yang dipilih oleh pemain maka pemain akan mendapatkan hadiah yang berbeda antara 5 koin hingga sampai 50 koin.

harga 1 koin yang dijual oleh pengelola mesin jackpot tersebut seharga Rp 1.000,- per koinnya. Dan rata-rata 1 mesin jackpot dapat menghabiskan koin sebanyak 500 koin setiap harinya dan dalam satu lokasi terdapat minimal 3 mesin jackpot.
Apabila pengelola atau penyedia lokasi mesin jackpot kehabisan koin (stok habis) maka pengelola akan menelepon seseorang utusan dari pemilik mesin dan dengan cepat utusan pemilik mesin jackpot ini akan tiba di lokasi untuk melakukan pembongkaran mesin.

Menurut keterangan warga setempat bahwa mesin jeckpot/dindong ini di miliki oleh seseorang yang bernama “si tanggang ” berdomisili di silambo Toba.

Pantauan awak media di lapangan pada hari Kamis tanggal 9 Januari 2020 ada banyak anak-anak di bawah umur dan anak-anak sekolah yang turut memainkan mesin jackpot tersebut.

Para orang tua yang tinggal di lokasi judi jackpot tersebut khawatir anak-anak mereka akan menjadi korban karena kecanduan bermain jackpot, ” kami khawatir bang dengan adanya mesin jackpot ini akan merusak moral anak-anak kami, kami mohon sama Abang lah sebagai wartawan tolonglah disampaikan kepada pihak penegak hukum ” . Tutur salah seorang warga kepada awak media yang berada di lokasi.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Tambunan menyambut baik konfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp dan berjanji akan melakukan penyelidikan dan menindak tegas terhadap informasi yang diberikan kepada pihak Polsek Medan area.

” Trimkasih infonya bang, akan kami lidik untuk kita tindak tegas ” demikian isi pesan instan melalui WhatsApp wartawan kepada Kanit Reskrim Polsek Medan area pada Jumat 10 Januari 2020 sore. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *