Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, S.I.K.,M.Si. Beserta Kanit Jatanras Blokir Whatsapp Wartawan Saat Konfirmasi Judi Togel Dan Kim

Sn – Simalungun || Ditanyakan soal judi togel dan Kim yang bebas beredar di wilayah hukum Polres simalungun, Kanit reskrim dan kapolres Simalungun tiba-tiba blokir WhatsApp wartawan siasatnusantara.com

Kepala unit Jahtanras Polres simalungun dan Kapolres Simalungun tidak diketahui apa penyebabnya tiba-tiba langsung memblokir WhatsApp wartawan setelah melakukan konfirmasi terkait bebasnya Judi tersebut diwilayah hukumnya.

Pemblokiran tersebut akan membuat kurangnya hubungan antara media dan pihak kepolisian, dimana pihak media akan susah melakukan konfirmasi untuk mengambil berita yang berimbang. Sehingga masyarakat akan kesulitan mengakses informasi dari media padahal undang-undang pers mengamanatkan keterbukaan informasi publik seperti yang tertuang dalam Undang Undang no 40 tahun 1999 tentang kebebasan Pers.

sangat disayangkan apabila ada pejabat publik yang tidak bersedia dikonfirmasi oleh para awak media terkait dengan pemberitaan yang akan diterbitkan oleh media agar berita tersebut berimbang.

Belakangan ini Polres Simalungun sudah jarang melakukan penangkapan atas beredarnya judi togel dan kim dimana, banyak pihak masyarakat sudah bosan dengan yang namanya judi togel dan kim.

Hal itu berawal dari setelah pergantian dari AKBP M.Liberty Panjaitan S.IK MH kepada Kapolres Simalungun saat ini AKBP Heribertus Ompusunggu, S.I.K.,M.Si.

Bahkan yang terbaru, Polres Simalungun diketahui menarik anggotanya dari polres siantar dan sekarang sudah di polres simalungun sebagai kanit jatanras. namun pantauan media judi malah meraja lela dan orang yang diduga kuat sebagai bandar judi yang bernama Sahat Nainggolan (sn) semakin terang terangan dalam beroperasi dengan omset berkisar 800jt perputaran.

Ingin mengetahui kebenaran tersebut, Reporter pun melakukan konfirmasi kepada Kanit reskrim bernama Yuken melalui pesan aplikasi WhattsApp.

” whatshap tersebut hanya dibaca tanpa ada balasan dan langsung blokir hp reporter media ” diduga jika pihak polres ada menutupi terkait judi tersebut.

Terkait aksi blokir WhatsApp tersebut, Law Firma Matahari indonesia Herry L Tobing angkat bicara mengatakan bahwa sebagai pejabat kepolisian seyogianya memahami tugas polri dan bersikap transparan kepada publik. 

“Jika ada perwira polri seperti itu berarti yang bersangkutan tidak paham dengan tugas-tugas polri dan tidak pantas menjadi perwira polri apalagi memegang jabatan strategis. Perwira itu menyadari bahwa sebagai aparatur kepolisian dia adalah pejabat publik yang harus siap bersikap transparan kepada publik demi kepentingan publik,” kata Herry L Tobing pada siaran persnya (Ms/Berton siregar/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *