Pemerintah Indonesia Telah Mempersiapkan Diri Sebagai Tuan Rumah MotoGP

Sn – Jakarta || Tim Marves pasti sudah tidak sabar untuk menyaksikan secara langsung Pagelaran MotoGP Indonesia yang akan diselenggarakan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Terkait ini, Menko Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia telah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah dan siap mendukung penuh acara tersebut sehingga berjalan lancar.

Pagelaran MotoGP ini tentu berdampak terhadap pengembangan pariwisata Indonesia khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika

Tim Marves, ayo mempersiapkan diri untuk menonton ajang balap motor tingkat dunia ini🙏🏻

Hari ini, sudah 100 hari saya mendapatkan amanat dari Presiden Joko Widodo untuk membantu beliau membuat beberapa kebijakan dan program kerja di kabinet Indonesia Maju dengan mengkomandoi Kementerian Koordinator bidang Kemaritman dan Investasi .

Selama 100 hari ini, Saya begitu banyak mendapatkan kabar baik tentang kemajuan Indonesia.

Salah satunya adalah “progres” pembangunan

“Street Race Circuit” tepi pantai di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. “Street Race Circuit” tepi pantai ini akan jadi yang pertama digunakan dalam gelaran Moto GP tahun 2021 mendatang.

Perlu kiranya semua tahu bahwa Perusahaan Penyelenggara MotoGP, DORNA telah menjadwalkan tanggal percobaan sirkuit di bulan Februari 2021, dan secara resmi DORNA telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk menyelenggarakan

“Inaugural Race” di bulan Oktober 2021.

“Street Race Circuit” The Mandalika ini rencananya akan memiliki panjang 4,31Km dengan 17 tikungan dan 40 “Paddock Area” yaitu garasi pitstop bagi tim yang akan berlomba nanti , persis sesuai dengan standar internasional sirkuit balap Moto GP.

Proyek pembangunan “Street Race Circuit” The Mandalika ini sepenuhnya dikerjakan oleh ITDC, BUMN pengembang khusus Kawasan pariwisata.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M.Mansoer menyampaikan kepada saya bahwa

“The Mandalika” ini akan berdiri di atas lahan seluas 1,175 hektare dan Sirkuit ini rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang pariwisata berupa 16,000 kamar hotel, Padang Golf, Area komersial seluas 350,000 meter persegi yang peruntukannya sebagai “showcase” produk UMKM masyarakat lokal setempat, dan 120 hektare wahana atraksi budaya dan hiburan.

Bagian paling menarik dan berbeda dari destinasi wisata lainnya adalah, di “The Mandalika” nanti tidak hanya ada hotel dan penginapan, tetapi juga ada “camping ground” tepi pantai agar para wisatawan bisa merasakan sensasi lain berkemah di tepi pantai sambil bisa menonton “balapan” MotoGP.

Saya sampaikan kepada ITDC dukungan dan keinginan saya agar pembangunan tempat ini dikerjakan secara serius dengan pengerjaan sirkuit, akses infrastruktur jalan langsung serta transportasi dari dan ke Mandalika harus berstandar internasional.

Saya ingin kepercayaan ini kita tunjukkan dengan menjadi tuan rumah terbaik yang pernah ada di ajang balap internasional Moto GP.

Saya pun semakin optimis dengan pembangunan Sirkuit ini karena antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat besar terhadap event balap motor MotoGP 2021 di Mandalika.

Terbukti dari jumlah kuota yang disediakan sebanyak 10,000 tiket , 3,200 tiket telah ludes dipesan lewat MGPA sejak tahap pertama

“pre-booking” di tanggal 20 Januari 2020 lalu.

Jika animo-nya terus terjaga seperti ini bahkan bisa lebih lagi sampai ajang balap resminya, pecinta MotoGP dari Indonesia tidak perlu jauh-jauh pergi ke negara tetangga kita Malaysia untuk menonton balap MotoGP.

Karena kami punya destinasi “sport tourism” paket lengkap. Semoga dengan hadirnya Sirkuit Moto GP Mandalika di tahun 2021 nanti bisa “menggeber” jumlah wisatawan yang datang ke negeri kita dan tentunya semakin mengharumkan nama Indonesia sebagai sang empunya destinasi “sport tourism” kelas dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *