Pemkab Pakpak Bharat Raih Anugerah Penghargaan Badan Publik Informatif

Siasatnusantara.com – Pakpak barat || Keterbukaan informasi yang menjadi tuntutan saat ini dan juga merupakan hak warga negara sesuai dengan yang termaktub dalam Pasal 28 F UUD 1945 serta diatur dalam UU nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Infomasi Publik, coba diaplikasikan dengan baik oleh Pemkab Pakpak Bharat.

Atas kepatuhannya tersebut, Pemkab Pakpak Bharat bersama 8 Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Utara meraih penghargaan Badan Publik Informatif yang diserahkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, yang turut didampingi Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana, beserta jajaran Komisioner Komisi Informasi Sumut dan diterima Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA,

Dalam acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Pemerintah se-Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 di Ruang Mahogany Hotel Grand Aston Cityhall Medan,

Menurut Ketua Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Drs. Robinson Simbolon, penganugerahan ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan Monev Keterbukaan Informasi Provsu Tahun 2019 yang telah dilakukan sebelumnya kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dan Organisasi Perangkat Daerah Pemprovsu dimana telah dilakukannya pengisian kuesioner, presentasi, dan visitasi.
 

“Tujuannya untuk memberikan stimulus kepada badan publik agar menerapkan keterbukaan informasi publik. Disampaikan juga, penilaian dan pemeringkatan ini bukan sebagai bentuk hukuman kepada daerah atau badan yang belum informatif, tetapi sebagai pengingat bagi semua untuk terus berkomitmen menerapkan keterbukaan informasi publik”, sebutnya.

Selain penghargaan tersebut, Pj. Bupati Pakpak Bharat juga dinobatkan sebagai Tokoh Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Utara yang penghargaannya diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Sumatera Utara.

Dengan wajah berseri beliau mengutarakan bahwa hal ini menjadi bukti akan kerja keras dalam serta kerja cerdas dalam menyikapi regulasi yang ada di era informasi sekarang ini dibarengi pemanfaatan teknologi informasi dengan sebaik-baiknya.

“Selayaknya kita bangga sebagai daerah yang berada di pinggiran dan pernah dikategorikan tertinggal tetapi mampu menyabet penghargaan yang merupakan bukti kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang melayani dengan baik”, ucap Asren Nasution.

Gubsu dalam sambutannya menyatakan bahwa Keterbukaan Informasi Publik sangat penting dalam upaya meningkatkan investasi di Sumatera Utara (Sumut), terutama investasi dari luar. Karena itu, semua pihak diharapkan mendukung upaya mewujudkan keterbukaan informasi publik di daerah ini.

Edy Rahmayadi juga menambahkan bahwa “Informasi yang dikatakan dapat dipercaya (A1) itu harus benar dan tepat. Jangan sampai ada hal yang tidak benar disampaikan ke masyarakat”. Pungkasnya (d solin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *