Pemko Medan Membiarkan Para Gepeng dan Orang Gila di Jalanan

Medan, 10 Januari 2020

SN – Medan || Keadaan kota Medan kelihatan semrawut jika dipandang secara kasat mata di mana terlihat banyak berkeliaran orang-orang gila dan orang gepeng seakan-akan mereka tidak punya tempat tinggal kadang-kadang tidur di jalan, di trotoar dan di hamparan hamparan ruko warga.

Pantauan awak media siasatnusantara.com tepatnya di jalan SM raja km 1, terlihat 1 orang yang sedang makan di trotoar tak diketahui identitasnya. warga dan keluarganya tak diketahui keberadaannya. Banyak orang gila yang ditemui sedang berjalan mengelilingi kota Medan berpindah-pindah tempat terkadang mereka menyinggahi rumah makan – rumah makan meminta makanan demi menyambung hidup.

Menurut pengakuan warga kepada wartawan bahwa mereka sangat resah dengan keberadaan orang gila dan orang gepeng yang ada di kota Medan, terkadang orang gila mau melakukan tindakan kekerasan terhadap warga.

” Kami heran bang di Medan ini banyak kali orang gila, kemarin itu pernah orang gila memukul warga yang melintas pas di depan saya, untunglah warga tersebut langsung lari bang ” ucapnya kepada awak media, pada 6 Januari 2020.
” saya sendiri bang bertanya-tanya kenapa pemerintah tidak menangani mereka ini, apakah mereka bukan dianggap manusia ” tuturnya terlihat kecewa.

Di tempat terpisah lembaga swadaya masyarakat atau LSM lumbung informasi rakyat LIRA menyayangkan sikap pemko medan yang tidak peduli terhadap orang-orang terlantar yang ada di kota Medan padahal berdasarkan Undang-undang Dasar 1945 pasal pasal 34 ayat 1 yang pada pokoknya menyatakan bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

” Kami LSM LIRA sangat menyayangkan sikap pemko medan dalam melaksanakan pekerjaannya terutama di bagian orang-orang terlantar ini, harusnya mereka bisa menangani masalah masalah seperti ini sebab sudah jelas disebutkan dalam pasal 34 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara ” ucap salah seorang camat LIRA Medan Denai yang bernama Fahcrul Rozi kepada awak media Kamis 9 Januari 2020.

” Kami secara lembaga akan menyurati walikota Medan terkait hal ini, ini sudah lama kami pantau masalah ini ” sambungnya.

Masyarakat mengharapkan kerja pemerintah dengan serius menangani masalah orang gila dan orang gepeng yang berkeliaran di jalan kota Medan provinsi Sumatera Utara sehingga tidak mengganggu masyarakat lain yang melintas. (H simj).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *