Salut, Gudang Ikan Terbakar, DAMKAR Kerja Suka Rela

Siasatnusantara.com – Batubara || Jumat, 24/1/20
Pahlawan tanpa tanda jasa, mungkin bisa kita hadiahkan buat Ksatria – ksatria tangguh dibidang Fire Resque ini.

Bukan karena pekerjaan mereka yang penuh dengan adrenalin tinggi yang harus diacungkan jempol namun lebih kepada mentalitas kemanusiaan mereka lah yang membuat kita harus berdecak kagum.

Bagaimana tidak, ketika mereka sedang dalam kondisi dirumahkan saja, mereka tetap harus turun melawan si jago merah walau tanpa ada pamrih walaupun kedatangan mereka sangat terlambat.


Kamis, 23/01/20 sekitar pukul 23.00 wib,telah terjadi kebakaran di Pagurawan tepatnya Jln. Panglima Muda Ling. V (lima), Kelurahan Pagurawan Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara. Gudang ikan milik dari Anyam, selesai sudah riwayatnya di lalap oleh si jago merah.

Diduga, pemicu kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik dan dalam tempo hanya lima menit saja. Namun api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 dini hari. Dalam upaya pemadaman kebakaran tersebut, terlihat 1 unit mobil Damkar PT. Wilmar yang duluan hadir,kemudian dari Pemkab Batu Bara dan terakhir dari PT. Inalum. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini hanya ada beberapa peralatan gudang saja yang terbakar.

“lama kali datangnya pak…api sudah mau padam,” begitulah ujaran kekecewaan warga terhadap keterlambatan Mobil Damkar Pemkab Batu Bara. Namun semua itu bukan tanpa sebab.” ada 107 orang bg…Damkar yang dirumahkan saat ini,”jelas KH kepada Tim Redaksi sebagai Tenaga Kerja Sukarelawan yang sudah bekerja selama 5 tahun. KH mengatakan bahwa dirinya sudah dirumah selama 2 minggu. “mereka bilang tunggu hasil pengumuman ujian keluar dan dalam waktu yang tidak ditentukan.” tandas KH seakan penuh harap.

Menyoroti hal tersebut, sudah lah tentu bahwa tidak adanya Petugas Damkar yang Standby di kantor/posko sehingga mereka harus diminta dulu datang ke Posko dan itu pasti memakan waktu yang lama.

Perlu dicermati, bukan keterlambatan mereka yang harus dipertanyakan, justru semangat kemanusiaan mereka yang harus kita puji. Bukan tidak mungkin mereka akan menolak untuk turun kelapangan karena kejelasan terhadap mereka pun masih dipertanyakan.
Disisi lain ketika dikonfirmasi via Whats Up, Oky Iqbal Frima Wakil Bupati Batu Bara menanggapi serius dalam hal ini. “Damkar harus standby dibeberapa titik rawan, Pagurawan terutama,Air Putih Dan Tanjung Tiram.” (Dewan Redaksi/Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *