Warga Desa Bandar Setia Dusun VII Sumatera Utara Menggelar Aksi Demonstrasi Menuntut Penutupan Pabrik CV Anugerah Ilegal Mencemari Udara

SiasaNusantara.com – Deli Serdang || Dua ratusan warga dusun 7 desa bandar setia kecamatan Percut sei tuan kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan CV Anugerah Kamis 30 Januari 2020 sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB yang merupakan pabrik pembakaran aluminium.

aksi warga tersebut dikawal oleh sekitar 30 personil dari pihak kepolisian dipimpin langsung Kapolsek Percut sei tuan Kompol Aris Wibowo, beberapa personil TNI serta satpol PP, turut hadir muspika kecamatan Percut sei tuan kepala desa bandar setia Sugiarto, Babinsa dan binmas,

Koordinator aksi Suhendrik menyebut bahwa cv Anugrah telah meresahkan warga sekitar lokasi pabrik hingga menyebabkan beberapa warga dan anak-anak mengalami gangguan pernapasan akibat asap yang membumbung tinggi dan menyebabkan tercemarnya udara di sekitar lokasi.

Dia meminta kepada pemerintah provinsi Gubernur SUMUT dan pihak kepolisian Polda Sumatera Utara agar secepatnya melakukan tindakan Penutupan dan Penyegelan terhadap CV Anugrah agar tidak terjadi lagi ada aktivitas pembakaran timah di lokasi tersebut.

Sekretaris camat Percut sei tuan “SUGIATO” saat diwawancarai mengatakan akan menindaklanjuti aksi demonstrasi warga tersebut dan berjanji akan membuat permohonan kepada pihak kepolisian agar dilakukan tindakanan penyegelan dan penutupan.

Kapolsek Percut sei tuan Kompol Aris Wibowo di lokasi demonstrasi menyebut bahwa pemilik dari CV Anugerah yang bernama “Asun” warga keturunan Tionghoa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara dan berjanji akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Sumatera Utara terkait dengan penyegelan CV Anugrah agar warga merasa nyaman dan tenang.

Warga yang bernama “Subakti” (70 tahun) yang tinggal persis di dekat lokasi pabrik mengaku mengalami gangguan pernapasan dan sakit paru paru sejak aktivitas ilegal yang dilakukan oleh CV. Anugerah.

Dia mengaku bahwa aksi demo yang terjadi di wilayah CV Anugrah telah 9 kali dilakukan oleh warga dusun VII Desa Bandar Setia kecamatan Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang namun sampai hari ini belum ada tindakan penutupan.

“Sudah 9 kali warga demo di sini pak terkait dengan aktivitas pembakaran pabrik ini, kami kesal warga sini jadi sakit-sakitan dan batuk-batuk sampai hari ini belum ada penutupan yang dilakukan oleh pemerintah” ujarnya kepada awak media yang sedang meliput aksi demonstrasi.

Kepala Dusun 7 Desa Bandar Setia kabupaten Deli Serdang Marsono S.Kom, M.kom meminta kepada pihak kepolisian agar segera mungkin melakukan tindakan penyegelan CV anugrah supaya tidak lagi melakukan pembakaran aluminium dan babet yang meresahkan warga.
” Saya selaku kepala dusun meminta kepada pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya melakukan tindakan penyegelan dan penutupan terhadap CV anugrah supaya warga yang tinggal di sini tidak merasa resah dan terganggu kesehatannya”

Pantauan awak media di lokasi, peserta aksi Demon yang didominasi oleh kaum ibu-ibu sangat bersemangat melakukan aksi dengan teriakan “Tutup , Tutup, Tutup”. Mereka meminta agar pabrik pembakaran itu ditutup hari itu juga. (BERTHON. S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *