Abadi Bangun tewas dikeroyok karyawan dan pemilik “Cafe Delicious Mie Aceh” di jalan Pasar Baru, Kec. Medan Baru


Siasat nusantara.com – Medan || Sabtu 1 Februari 2020 Nyawa “Abadi Bangun” (42 Tahun) melayang karena dipukuli oleh beberapa orang karyawan dan pemilik Cafe Delicious Mie Aceh pada hari Rabu dini hari 29 Januari 2020 sekira pukul 02.20 WIB tepat di depan Cafe Delicious Mie Aceh Pasar Baru Jl. Pasar Baru No. 14 Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru, kota Medan, Sumatera Utara.

Korban yang beralamat di Jl. Bahagia Gg. Budi Utomo No. 163 Kel. Titi Rantai Kec. Medan Baru dan bekerja sebagai mandor angkot Rahayu ini tersungkur ditengah jalan akibat hantaman balok kayu hingga meregang nyawa karena tak mampu melawan pukulan bertubi-tubi orang-orang cafe terhadap dirinya.

Kejadiannya Berawal Pada hari Rabu tanggal 29 Januari 2020 sekitar pukul 01.30 WIB korban bersama temannya Jery mendatangi warung Mie Aceh Pasar Baru (berada di samping Cafe Delicious Mie Aceh Baru) untuk meminta nasi goreng, oleh karyawan menyampaikan “tunggu dulu, harus lapor dengan pemilik warung”, kemudian korban merasa tidak terima dan langsung memecahkan kaca steling warung Mie Aceh Barus saat itu juga., selanjutnya korban bersama Jery meninggalkan lokasi menuju ke Jl. Jamin Ginting Simpang Pasar 3 (lokasi pengutipan Angkot Rahayu).

Tepat Pukul 02.05 wib korban pergi meminjam sepeda motor “Heru Gunawan Kaban” ke Jl. Jamin Ginting Simpang Pasar 3, dengan alasan pulang ke rumah untuk mengganti baju yang sudah basah karena merasa dingin, selanjutnya korban pergi bersama Jery membawa sepeda motor Heru Gunawan jenis Honda Supra Fit warna merah hitam BK 3334 LC.

Pukul 02.10 wib korban bersama Jery tiba di rumah korban di Jl. Bahagia Gg. Budi Utomo No. 163 dan meminta uang sebesar Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) kepada temannya Hendri Kapri dengan alasan lapar dan akan membeli makan, selanjutnya korban bersama Jery pergi menuju warung Mie Aceh Baru.

Pukul 02.20 Wib korban bersama Jery kembali mendatangi warung Mie Aceh Baru dan langsung mengancam karyawan Mie Aceh Baru dengan menggunakan parang, kemudian karyawan tersebut meminta tolong kepada pemilik Cafe Delicious Mie Aceh Baru yang bernama Mahyudi mendatangi korban dan bertanya “ada apa” .

Saat itu juga terjadi percecokan, selanjutnya Mahyudi mengambil kayu (broti) dan langsung memukul korban, dan terjadi perkelahian, melihat terjadi perkelahian, karyawan Cafe Delicious Mie Aceh Baru langsung turut memukuli korban, sampai korban terjatuh tepat di tengah badan jalan Pasar Baru.

Teman korban yang bernama Jery yang melihat korban dipukuli, langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju rumah korban dan memberitahukan bahwa korban telah dipukuli di Cafe Delicious Mie Aceh Baru.

Pukul 02.30 WIB saksi Hendri Kapri, Jery dan 3 orang lainnya tiba di TKP dan sudah melihat korban terletak di tengah Jl. Pasar Baru, selanjutnya saksi Hendri Kapri pergi mencari Betor untuk membawa korban ke Rumah Sakit.

Pukul 02.55 WIB korban yang diantar oleh saksi Hendri Kapri, Jery dan 2 orang lainnya tiba di RS. Siti Hajar, selanjutnya oleh Dokter Jaga langsung membawa ke Ruang IGD untuk mendapatkan perawatan dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata korban sudah meninggal dunia.

Keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban mengalami Luka robek pada bagian kepala sebelah kiri sebanyak 2 bekas, Lebam pada perut bagian bawah, Lebam pada punggung tangan kiri, Lebam pada pipi wajah sebelah kiri, hingga Mulut dan telinga sebelah kiri mengeluarkan darah.

Pada Pukul 03.50 WIB sekitar 20 orang pemuda yang merupakan teman-teman korban mendatangi Cafe Delicious Mie Aceh Baru dan langsung melakukan pengerusakan, yang mengakibatkan 3 kaca Cafe Delicious pecah, bangku dan meja mengalami kerusakan.

Personil Polsek Medan Baru membawa Jenazah korban ke RS. Bhayangkara untuk dilakukan Visum pada Pukul 04.45 WIB.

Atas kejadian tersebut Istri korban Eva Br. Sihombing (40 tahun) membuat Laporan ke Polrestabes Medan. Selanjutnya Personil Polsek Medan Baru langsung membawa keseluruhan saksi ke Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (SIGIT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *