BPBD Kampar Hadiri Rakornis dan Forum Perangkat Daerah se – Provinsi Riau

Siasatnusantara,PEKANBARU – Dalam rangka mewujudkan singkronisasi dan harmonisasi program kegiatan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Negeri Lancang Kuning, maka BPBD Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Teknis sekaligus Forum Perangkat Daerah (PD) yang diikuti oleh seluruh BPBD Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.

Acara yang dilaksanakan mulai tanggal 25-28 Februari 2020,di Hotel Grand Central Jalan Jendral Sudirman No.1 Pekanbaru itu dibuka langsung oleh Gubernur Riau diwakili oleh Sekretaris Daerah Yan Prana Jaya Indra Rasyid,Selasa (25/02/20).

Pelaksanaan acara ini sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional di Sentul dan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi beberapa Minggu yang lalu.

Karena berdasarkan data BMKG, Riau akan mengalami kemarau panjang. Untuk itu, Riau ditetapkan status siaga dan harus bersiap siaga antisipasi bencana dan Karlahut sampai akhir tahun ini.

Hadir dalam acara itu Kalaksa BPBD se Provinsi Riau didampingi sekretaris, Kabid-Kabid dan Kasubag perencanaan Program.

Sementara itu dari BPBD Kabupaten Kampar dihadiri oleh Kalaksa BPBD Tarmizi diwakili oleh Sekretaris BPBD Afrudin Amga ST MT, Kabid Rekrontuksi dan Rehabilitasi Yusnizar SP, Kabid Kedaruratan dan Logistik Syarim SE, Kabid Pengendalian dan Kesiapsiagaan Nafiarudin SKM dan Kasubbit Perencanaan dan Data Jhon Mainir.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk merincikan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah pusat melalui BPBD Provinsi Riau saat diperlukan pada kegiatan yang ada di daerah masing-masing.

Demikian disampaikan Kalaksa BPBD Kampar Tarmizi kepada awak media melalui Kasubbid Perencanaan dan data Jhon Mainir pada acara pembukaan Rakornis sekaligus Forum Perangkat Daerah yang dihelat selama 3 hari.

“Jadi kegiatan ini adalah sinergitas anggaran dan kegiatan-kegiatan yang ada di daerah seperti Karlahut dan bencana alam lainnya pada Tahun Anggaran 202,” Terangnya.

“bahwa BPBD Kampar akan selalu siap bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan stakeholder yang ada untuk memberikan bantuan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada saat bencana alam dan kedaruratan lainnya,” Jelas Jhon Mainir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *