SD Penerima BOS Afirmasi di Jorlang Hataran Menuai Protes

Siasatnusantara.com – Simalungun || Sekolah Dasar (SD) yang ditetapkan menerima Bantuan Operasional Siswa (BOS) Afirmasi mendapat protes keras dari warga. Pasalnya, BOS Afirmasi kategori daerah tertinggal itu dinilai tidak tepat sasaran dan diskriminasi.

Informasi yang berhasil dihimpun tim, sebanyak 7 (tujuh) SD di kecamatan Jorlang Hataran, kabupaten Simalungun yang ditetapkan menerima bantuan tersebut, antara lain; SD 09148 Afd 4 bah birong ulu, SD 096465 Bah bunian, SD 091484 Jorlang, SD 091481 Kasindir, SD 091485 Panombean balata, SD 095190 pardomuan, SD 091491 Afd 3 Bah birong ulu.

Ketujuh SD penerima bantuan itu belum layak disebutkan daerah tertinggal jika dibandingkan dengan SD yang lebih terpencil dan terpelosok seperti SD yang terletak di huta Dipar hataran,” ungkap warga setempat bermarga Silalahi.

Dikatakannya, Salah satu contoh, SD 09148 Afd 4, yang mana akses jalannya sudah aspal dan memadai. Sementara masih ada SD yang sangat lebih membutuhkan bantuan tersebut.

Dirinya mengaku heran dan bertanya-tanya apa sebenarnya tolak ukur atau barometer penentuan SD penerima BOS Afirmasi daerah tertinggal. ” Sangat janggal dan diskriminasi dalam hal penetapan sekolah penerima bantuannya. Karena itu, dirinya berharap agar pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun agar meninjaunya kembali.

Selain itu, tokoh masyarakat Kasindir bermarga Purba saat dikonfirmasi, pada Rabu (05/2/2020), tentang keberadaan 2 (dua) sekolah di kasindir yang terdaftar sebagai penerima Bos Afirmasi daerah tertinggal terkesan terkejut dan mengaku baru mengetahui jika SD didaerahnya merupakan daerah tertinggal.

Pria separuh baya ini mengatakan bahwa wilayah tempat tinggal mereka tidak tepat lagi jika dikategorikan sebagai daerah tertinggal. Dirinya berharap kepada pemerintah pusat agar melakukaan pendataan dan verifikasi penerima bantuan dengan baik dan benar. Sehingga bantuan pemerintah benar benar langsung menyentuh kepada warga yang layak menerima,” harapnya.

Sementara itu, Kordinator wilayah ( Korwil) DisDik kecamatan Jorlang hataran, Hasda Simanungkalit saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *