Selamat datang di jalan rusak yang tak kunjung di perbaikin di kec simpang empat dusun 18 asahan

Siasatnusantara.com – Asahan || Pada tanggal 18 Februari 2020 di Kabupaten asahan kec simpang empat apa bila kita menyelusurin jalan di desa jampalan dusun 18 kita akan melihat penomena ane bertulikan spadok jalan rusak yang jalan berlubang mengakibatkan apa bila masarakat melaluinya akan merasa tidak nyaman dari itu saya dari lembaga LITPK- ANRI.

Melihat lokasi di lapangan dan benar kita lihat banyak jalan-jalan yang berlubang bisa di kemungkinan diperkirakan mobil alat berat masuk dan mengakibatkan jalan tersebut menjadi rusak karena seringnya mobil bermuatan hasil pertanian dari dalam.

samping itu juga peranan kepala desa sangat penting untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh masyarakat terutama khusus di daerah Desa jampalan Dusun 18 yang diperkirakan jalan tersebut sudah cukup cukup lama. Ya bisa dibilang tahunan jalan ini tidak diperbaikin.

Kita dari lembaga mempertanyakan salah satu warga Desa Dusun 18 di warung bapak kumis yang jual sarapan pagi apa kira-kira keinginan Bapak selaku warga-warga lainnya yang menginginkan jalan ini baik dan bisa diperbaiki apa bila di dengar oleh bapak kepala desa Simpang Empat. Keinginan mereka menyampaikan kepada kita ibaratnya P3K. pertolongan pertama Misalnya bangunannya nggak mesti lah. Jalan itu dibangun sebagus mungkin atau di aspal kalau nggak bisa ada insiatif dari bapak kepala desa. Bisanya ditimbun atau dikemanain supaya jalan itu tidak berlubang. Informasi dari warga yang kita pertanyakan.

Padahal di Kecamatan Simpang Empat banyak pabrik-pabrik yang berdekatan dengan desa jampalan, dan jalan yang dilalui tempat hasil para petani menanam buah sawit sawit tersebut dibawa melalui jalan tersebut menggunakan Armada dam truk Ya bisa dibilang diperkirakan mengakibatkan jalan itu Menjadi rusak karena muatan terlalu berat . Dan sering dilalui tanpa diperbaiki jalan yang dilalui dan banyak mengakibatkan jalan kurang baik.

Ada salah satu warga yang memberi insiatif kepada kita berbunyi kiranya bapak kepala desa Selaku pemangku kebijakan di desa Kecamatan Simpang Empat Bisa mengambil inisiatif dari para para pemilik perusahaan atau pemborong pemborong hasil bumi pertanian . Karena mereka juga yang melalui jalan tersebut dan diduga mengakibatkan jalan rusak jadi kiranya meminta iuran untuk pembangunan jalan demi kepentingan bersama masyarakat dan rakyat khususnya di desa Simpang Empat Dusun 18 bisa juga digunakan untuk pembetulan Jalan . Desa yang terdampak jalan rusak di desa jampalan Dusun 18.

Bisa dibilang Kecamatan Simpang Empat adalah Kecamatan yang dibilang maju karena hasil daerahnya cukup luar biasa dari hasil bumi pertaniannya kehidupan masyarakatnya namun berbanding terbalik dengan infrastrukturnya kiranya Pemerintah Daerah seperti Bupati Asahan Camat Simpang Empat dapat melihat fenomena tim lembaga LITPK-ANRI.(KOMPIRMASIH.AGUNGERI SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *