Setelah 4 Hari Aksi Demonstrasi Berlalu, Warga Desa Bandar Setia Dusun VII, Percut Seituan “Resah” Menunggu Penutupan Pabrik Ilegal CV Anugerah Penyebab Udara Tercemar

Siasatnusantara.com – Deli Serdang || Senin 3 Januari 2020, Setelah berlalu 4 hari Aksi Demonstrasi Dua ratusan warga dusun 7 desa bandar setia kecamatan Percut sei tuan kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara di depan CV Anugerah Kamis lalu 30 Januari 2020 sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB yang merupakan pabrik pembakaran aluminium Ilegal tanpa Izin, kini warga merasa was was hingga menuntut agar Pihak Kepolisian secepatnya melakukan penutupan dan penyegelan lokasi pabrik.

Hal itu diungkap oleh puluhan warga yang berdekatan dengan lokasi pabrik kepada wartawan pada senin 3 Februari 2020 sekitar pukul 10 WIB, tepat di depan CV anugrah saat wartawan mengecek keberadaan dari lokasi CV anugerah tersebut apakah sudah disegel.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi CV anugrah Senin 3 Februari 2020 tidak tampak terlihat ada penyegelan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,. Keadaan yang sebenarnya terlihat masih seperti pada saat ratusan warga melakukan aksi demo di depan pabrik CV anugerah 4 hari lalu.

Saat ditanya kenapa warga berkumpul di tengah jalan sambil melihat kearah pabrik, warga kompak menjawab ingin secepatnya pabrik tersebut ditutup oleh pihak kepolisian, mereka terlihat tampak kecewa saat menjawab pertanyaan wartawan.

Salah seorang warga mengatakan kepada wartawan bawa pemilik pabrik ilegal CV anugrah masih berkeliaran dan belum ditahan.

“Saya heran bang sampai hari ini pemilik dari pabrik ilegal ini belum ditangkap polisi padahal menurut informasi Kapolsek Percut sei tuan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara” ujarnya kepada wartawan namun meminta agar namanya tidak dituliskan.

Menurut keterangan para ibu-ibu yang ditemui oleh wartawan saat itu mereka tidak ingin lagi ada pabrik ilegal yang beroperasi mencemari lingkungan di wilayah mereka bahkan kemudian apabila ada pabrik yang nekat melakukan operasi mencemari lingkungan maka warga mengaku tidak segan-segan untuk langsung melakukan demo dan penutupan dengan cara mereka sendiri.

mereka mengaku melakukan hal tersebut karena tidak puas dengan kinerja pihak kepolisian yang hingga hari ini belum melakukan penutupan atau penyegelan di lokasi.

Sebelumnya warga telah melakukan aksi demonstrasi di depan anugrah di mana aksi warga tersebut dikawal oleh sekitar 30 personil dari pihak kepolisian dipimpin langsung Kapolsek Percut sei tuan Kompol Aris Wibowo, beberapa personil TNI serta satpol PP, turut hadir muspika kecamatan Percut sei tuan kepala desa bandar setia Sugiarto, Babinsa dan binmas,

Koordinator aksi Suhendrik menyebut bahwa cv Anugrah telah meresahkan warga sekitar lokasi pabrik hingga menyebabkan beberapa warga dan anak-anak mengalami gangguan pernapasan akibat asap yang membumbung tinggi dan menyebabkan tercemarnya udara di sekitar lokasi.

Saat aksi berlangsung Suhendrik meminta kepada pemerintah provinsi Gubernur SUMUT dan pihak kepolisian Polda Sumatera Utara agar secepatnya melakukan tindakan Penutupan dan Penyegelan terhadap CV Anugrah agar tidak terjadi lagi ada aktivitas pembakaran timah di lokasi tersebut.

Kepala desa bandar selamat saat diwawancarai saat itu mengatakan akan menindaklanjuti aksi demonstrasi warga tersebut dan berjanji akan membuat permohonan kepada pihak kepolisian agar dilakukan tindakanan penyegelan dan penutupan.

Kapolsek Percut sei tuan Kompol Aris Wibowo juga di lokasi demonstrasi menyebut bahwa pemilik dari CV Anugerah yang bernama “Asun” warga keturunan Tionghoa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara dan berjanji akan berkoordinasi dengan penyidik Polda Sumatera Utara terkait dengan penyegelan CV Anugrah agar warga merasa nyaman dan tenang.

Menurut informasi bahwa aksi demo yang terjadi di wilayah CV Anugrah telah 9 kali dilakukan oleh warga dusun VII Desa Bandar Setia kecamatan Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang namun hingga berita ini diturunkan belum ada tindakan penutupan.

Kepala Dusun 7 Desa Bandar Setia kabupaten Deli Serdang Marsono S.Kom, M.kom juga turut meminta kepada pihak kepolisian agar segera mungkin melakukan tindakan penyegelan CV anugrah supaya tidak lagi melakukan pembakaran aluminium dan babet yang meresahkan warga. (BERTHON. S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *