SMPN 27 Medan Diduga Mark Up Anggaran Dana BOS TA. 2019

Siasatnusantara.com – MEDAN || Realisasi dana anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang dikucurkan langsung oleh Kemendikbud melalui APBN, terus dimanfaatkan oleh beberapa oknum Kepala Sekolah nakal.

Hal tersebut pun terlihat saat kru media ini melakukan penelusuran terkait penggunaan anggaran dana BOS di SMPN 27 Medan.

Dari 11 item/jenis penggunaan dana BOS tersebut dimuali sejak TW 1 hingga TW 4, terlihat beberapa kejanggalan dalam penggunanya.

Diantaranya, penggunaan dana BOS untuk kategori Pengembangan Perpustakaan, pihanya menganggarkan pada TW 2 sebesar Rp 134.201.700,-. Dalam kategori lainnya yang menanggarkan dengan jumlah nominal yang begitu fantastis nya, menimbulkan kecurigaan yakni pada kategori Jumlah Dana Pembelian Buku padaTW 2 sebesar Rp 132.851.700,-.

Hal lainnya yakni pada kategori Kegiatan Evaluasi Pembelajaran pada TW 1 sebesar Rp 68.220.000,- pada TW 2 sebesar Rp 115.473.300,-. Terakhir, dalam kategori Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah pada TW 1 sebesar Rp 11.325.000,- pada TW 2 sebesar Rp 45.265.000,- pada TW 3 sebesar Rp 55.720.000,- dan pada TW 4 sebesar Rp 53.655.000,-.

Melalui sellularnya, Kepala Sekolah SMPN 27 Medan, Dra. Sawalina, S.Pd, saat dikonfirmasi, Kamis (20/2/2020) pagi, enggan memberikan komentar kepada wartawan terkait penggunaan dana BOS tersebut.

“Jadi maksudnya gimana? Maaf ya, saya lagi di luar, oke,” ketusnya sambil menutup panggilan sellular.

Bahkan, ia memblokir pesan WhatsApp kru media ini dan diduga alergi terhadap wartawan.(MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *