FKSTMJ Melakukan Penyemprotan Desinfectan Di Nagori Muara Mulia Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid 19

Siasatnusantara.com – Tanah Jawa II Forum Komunikasi Sosia Masyarakat Tanah Jawa turun ke Nagori Muara Mulia di Dusun 7Ujung majawa, sipangan bolon, Dusun 6 Negeri Bayu dua, empat, Dolok Matio dan Dusun 5 Negeri Bayu satu melakukan penyemprotan Desinfectan ke rumah – ruamah warga guna memutus penyebaran Virus Covid 19 di kec Tanah Jawa.
Penyemprotan langsung dilakukan oleh ketua FKTMJ Bintang Silitonga, Sekjen Faisal Hamzah, Bendahara Robinson Napitu, beserta anggota dari Nagori dan di bantu oleh Komunitas Pecinta Alam Siantar Simalungun ( KOMPASS ) Dodi Surya Pratama, Normansyah dan gamot Dusun7,6,dan dusun 5 Nagori Muara mulia Minggu 05/04/2020 sekitar pukul 10.00 wib.
Menurut Ketua FKSTMJ Bintang Silitonga terkait kegiatan yang dilakukan hari ini mengatakan ” Mudah – mudahan lah Lae dengan adanya penyemprotan Desinfectan yang kami lakukan hari ini bisa mencegah penyebaran Virus Corona di kecamatan Tanah Jawa khususnya di Nagori Muara Mulia.

Penyemprotan yang dilakukan oleh anggota FKTMJ ini mudah – mudahan bisa membantu pihak pemerintah dalam mencegah penularan virus yang sangat menakutkan ini, semoga masyarakat kec.tanah Jawa khususnya Muara mulia sehat semuanya dan terbebas dari virus ini, dan saya juga berterima kasih kepada seluruh anggota FKSTMJ yang hadir dan juga kepada anggota Komunitas KOMPASS sudah mau meluangkan waktunya demi membantu masyarakat semoga kita semua selalu keadaan Sehat dalam lindungan Tuhan ucap bintang mengakhiri.

Menurut Sirait salah satu warga yang rumahnya juga ikut di semprot oleh anggota FKSTMJ dengan anggota Komunitas KOMPASS Mengatakan ” Saya atas nama warga berterima kasih kepada Forum FKSTMJ dan komunitas yang telah mau datang ke kampung kami untuk melakukan penyemprotan demi mencegah penularan Virus Corona ini, mudah – mudahan dengan cara ini virus itu tidak masuk ke Nagori kami, semoga kalian yang sudah membantu dalam keadaan sehat dan dimudahkan Tuhan rejekinya amin, pak rait mengakhiri. ( Edy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *