Hadapi Dampak Ekonomi Akibat Covid 19, Pemkab Bengkalis Siapkan Anggaran Rp 300 M

Siasatnusantara.com – Bengkalis II Masih terkait dengan pandemi virus Covid – 19 yang tengah melanda negeri ini,  serangan virus corona ini merupakan bencana alam yang harus segera mendapat perhatian dari berbagai pihak, sementara hal yang semestinya diperhatikan bukan saja tentang penyebaran virus ini sendiri namun juga harus diperhatikan dampak lain yang mungkin akan ditimbulkan. 

Adapun dampak ekonomi yang timbul akibat wabah ini sudah sangat dirasakan oleh sebagian besar kalangan masyarakat, hal ini terjadi akibat tidak berputarnya roda ekonomi itu sendiri dengan baik. 

Menyikapi hal ini,  pemerintah kabupaten Bengkalis telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 Milyard yang akan segera disalurkan kepada masyarakat kabupaten Bengkalis dalam bentuk bantuan langsung.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Abi Bachrum, SS, M. Si ketua fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD kabupaten Bengkalis diruang kerjanya pada wartawan media ini rabu 1 April sore kemarin.

Menurutnya,  saat ini masyarakat tengah menghadapi situasi yang sangat sulit terutama dibidang ekonomi,  namun ada yang lebih penting dan harus menjadi priority projeck yakni yang berkaitan dengan kehidupan yakni kebutuhan makan. 

” Saat ini yang paling prioritas adalah mengupayakan bagaimana caranya agar masyrakat kita tetap bisa makan dalam kondisi seperti sekarang ini,  maka kami di DPRD Bengkalis ini sudah melaksanakan rapat bersama pemerintah dan alhamdulillah sudah mendapat kesepakatan bahwa kita akan segera salurkan bantuan langsung kepada masyarakat,  kita sudah sepakati anggaran Rp 300 Milyard untuk hal ini “, kata pria kelahiran 1979 ini. 

Lebih lanjut politisi muda asal kecamatan Mandau ini mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mencari formula technis penyaluranya, dan Abi ( panggilan akrab Abi Bachrum)  berpendapat agar pemerintah melalui Disdukcapil dapat bekerja sama dengan Bank Riau untuk menyalurkan bantuan ini. 

” Disdukcapil serahkan saja foto copi KK masyarakat ke Bank Riau,  seluruh masyarakat dibuatkan rekening dengan tanpa uang pembuka rekening,  nah… Masukan anggaran itu ke Bank Riau,  masyarakat tinggal ambil langsung di Bank, “kata Abi menjelaskan. 

Masih menurut Abi Bachrum,  cara ini akan lebih efektif jika dilaksanalan,  sementara sebagai bank daerah Bank Riau harus mau bekerja sama dengan pemerintah untuk menyalurkan bantuan tersebut. 

” Lebih efektif dan hemat biaya karena gak perlu ada biaya pendistribusian, bank Riau harus mau buka rekening masyarakat tanpa harus ambil uang administrasi,  kan mereka BUMD yang haris mengedepankan kepentingan rakyat, bukan hanya bisnis semata “,kata suami Hj. Elvi Susanti ini tegas. **07772.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *