Akibat Menolak Hubungan Intim, Suami Habisi Istri

Siasatnusantara.com – Asahan || Polres Asahan menggelar konfrensi pers yang di adakan di halaman Mapolres,Selasa 16 Juni 2020 sekitar pukul 14.30 wib.

Kali ini pengungkapan kasus pembunuh keji yang tak lain pelaku adalah suami korban sendiri,pelaku tega menghabisi nyawa korban(Widiati) dengan kampak.

Setelah pelaku menghabisi nyawa korban pelaku berusaha bunuh diri dengan cara menebas tangannya sendiri,namun berhasil di gagalkan pihak keluarga.

Dari hasil pemeriksaan pelaku dalam keadaan sehat dan tidak terganggu jiwanya berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit Bhayangkara Medan,jelas Kapolres Asahan Nugroho.

Dari kasus ini polres Asahan mengamankan barang bukti berupa:

-2 bilah Kampak gagang kayu
-1 potong baju daster motif
bunga warna orange dan
kuning
-1karpet ungu
-1 buah bantal bersarungkan
warna hijau
-1 buah buku nikah milik suami
an.Heri Irawan
Peristiwa naas itu terjadi pada hari Rabu 27 Mei 2020 sekira pukul 14.30 wib di dusun II desa Sei lama kecamatan
simpang empat kabupaten Asahan,pelaku tega menghabisi nyawa istrinya hanya karena korban menolak berhubungan intim,yang mengakibatkan pelaku gelap mata.

  • Pelaku di kenakan pasal 340 subs pasal 338 KUHPidana Jo
    pasal 44 ayat (3) dari UU RI no
    23 tahun 2024 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
  • pasal 340 dari KUHP pidana”barang siapa dengan sengaja dan dengan di rencanakan lebih dahulu
    menghilangkan jiwa orang lain
    di hukum karena pembunuhan di rencanakan dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20.
    tahun.
    -pasal 338 KUHP pidana barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain
    di hukum karena maker mati,dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. Pasal 44 ayat 3 dari UU RI no 23 tahun 2020 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga “setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban di pidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *