Warga Bertanya Mengenai E-KTP Yang Tidak Kunjung Usai , Kepala Dinas Mengamuk di Depan Warga

Siasatnusantara.com – Binjai || Seorang ibu bersama anaknya mendatangi kantor catatan sipil kota Binjai pada hari Rabu , 3 Juni 2020

Niat kedatangan mereka untuk bertanya mengenai data anaknya yang sudah masuk untuk mengurus e-KTP namun tak kunjung usai , menurut keterangan si ibu data anaknya sudah beberapa hari masuk ke dalam box yang di sediakan oleh catatan sipil. karena tak kunjung usai juga, akhirnya mereka memutuskan untuk mendatangi kantor catpil Binjai , cukup di sayangi bukannya memberi jawaban, kepala dinas catpil kota Binjai malah marah-marah kepada ibu dan anak tersebut di hadapan banyak orang.

mereka di tuduh menggunakan jasa calo tuduhan tersebut di lontarkan oleh Tobertina yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas kota binjai . Padahal Menurut keterangan si ibu data anaknya di antar langsung oleh si ibu bukan melalui calo.

Seakan meledek , Tobertina juga menyuruh seorang warga yang sudah menerima e-KTP untuk menyampaikan sistem pengurusan e-KTP tersebut , warga tersebut adalah seorang ibu yang juga mewakili anaknya untuk mengurus e-KTP , anaknya yang saat ini sedang sakit dan untuk berobat membutuhkan e-KTP tapi ibunya yang mewakili mengurus e-KTP anaknya. Menurut warga tersebut ngurus e-KTP hanya butuh waktu 15 menit tanpa calo, ucapan tersebut seakan akan sengaja di ucapkan untuk membuat iri ibu dan anak tersebut yang hingga saat ini e-KTP nya tak juga usai.

Ibu dan anak tersebut yang e-KTP nya belum bisa di ambil cukup kecewa dengan tuduhan kepala dinas tersebut .

” kami di tuduh pakai calo bang , kepala dinas tadi mengatakan e-KTP anakku tidak dapat di wakili oleh aku selaku ibunya dan anakku yang harus ngambil langsung , nah inikan aku bawa anakku bang, tapi tetap juga gak dapat e-KTP nya, Malah warga yang disuruh bicara tadi , dia juga mewakili anaknya bang anaknya juga gak ikut tapi bisa dapat e-KTP . Ibu itu juga bohong bang, Bukan 15 menit dia siap udah 2 jam dia disini bang , kami udah berhari-hari tapi tak siap-siap jadi siapa yang pakai calo bang? / jelas ibu tersebut sambil menaruh curiga.

kepala dinas mengancam mereka dengan cara akan memanggil satpol PP untuk mengusir merekA jika mereka tidak pergi. Untuk menghindari keributan akhirnya ibu dan anak tersebut pergi meninggalkan kantor catpil Binjai dengan tangan kosong. (Ib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *