Eks Karyawan PNM Ulamm Telap Uang Nasabah

PImpinan PT Ulamm

Siasat Nusantara – Humbahas || Salah seorang mantan karyawan PT. PNM Ulamm wilayah Humbang Hasundutan melakukan tindakan penipuan kepada salah satu nasabahnya yang berinisial JS (38) yang berdomisili di Desa Saitnihuta Kecamatan Dolok sanggul.

Hal itu diketahui oleh wartawan media ini ketika JS hendak mencoba membuat pinjaman baru ke salah satu Bank swasta yang ada di Dolok sanggul ( 11/9/2020 ), namun oleh pihak Bank mengatakan bahwa JS masih punya pinjaman yang belum dilunasi di PT. PNM Ulamm wilayah Humbang Hasundutan sehingga pihak Bank menolak upaya pinjaman yang diajukan oleh JS. Mendengar hal itu JS heran dan merasa tertipu, karena Pihak PT. PNM Ulamm telah mengembalikan agunan kepada JS dan selembar kwitansi pembayaran pada tanggal 12 April 2017 lalu sebesar Rp 24.655.000, dan lengkap ditanda tangani dan distempel oleh seorang colector yang bernama Leonardo Siregar (34)


Dengan rasa kesal,  JS kemudian mendatangi PT. PNM Ulamm wilayah Humbang Hasundutan yg beralamat di Jl. Merdeka Ujung Desa Pasaribu Kecamatan Dolok sanggul untuk mempertanyakan perihal pinjaman tersebut dan langsung ditanggapi oleh Kepala Unit PT. PNM Ulamm Sembiring (47) dan beberapa karyawan yang tampak begitu tegang atas kehadiran JS dan beberapa rekannya.

Sembiring mengatakan kepada JS agar melaporkan Leonardo Siregar ke pihak berwajib, " laporkan saja dia (Leonardo Siregar) karena sudah lama dia tidak karyawan kami", sontak membuat JS merasa jengkel dan merasa pihak PT. PNM Ulamm mempermainkan dirinya, pasalnya bagaimana mungkin saya bisa mendapatkan agunan yang jadi jaminan disini namun saya masih tercatat sebagai debitur "pungkas JS.

Dari keterangan Sembiring selaku Kepala Unit PT. PNM Ulamm seakan-akan ada upaya “buang badan” atau lepas tanggung jawab dari pihak PT. PNM Ulamm. Ditambahkannya lagi bahwa dirinya baru dua tahun terakhir ini menjabat sebagai kepala unit, mendengar hal itu Korban Purba Spd (30) dan Darwin Purba Spd (26) yang juga rekan kerja JS geram dan menginginkan kasus ini di limpahkan ke pihak kepolisian.

“Kami tidak terima, teman kami diperlakukan seperti itu. Dan kami tidak akan diam dan akan menempuh jalur hukum apabila masalah ini tidak cepat diselesaikan oleh pihak PT. PNM Ulamm” ujar Darwin Purba Spd berapi-api, yang diketahui seorang pemilik sabuk Hitam di salah satu Perguruan Karate di Humbang Hasundutan. Sampai berita ini diturunkan pihak PT. PNM Ulamm akan berupaya menghadirkan Leonardo Siregar untuk di mediasi. (AfG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *