Mrs X Itu Ternyata Warga Patumbak

Siasatnusantara.com – Humbahas || Polres Humbang Hasundutan bekerja sama dengan SUBDIT III DITRESKRIMUM POLDA SUMUT melakukan penangkapan yang diduga tersangka pembunuhan Mrs X Yang terjadi di Perladangan Asobe Dusun Lumban Sonang Desa Sait Nihuta Kec. Doloksanggul Kab. Humbahas Senin ( 28/9/ 2020) sekira Pukul 14.00 Wib.

Korban Pembunuhan yang terakhir diketahui bernama
KURNIA MAYA SARI, Umur 33 Tahun, Perempuan, Agama Islam, Pekerjaan Belum /Tidak Bekerja, Alamat Gg Cakra II Dusun XI Kec.Patumbak Kab.Deli Serdang.

Dimana pada hari Senin tanggal (28/9), sekira pukul 14.00 wib Personil Polres Humbahas mendapat info dari saksi bahwa telah ditemukan satu mayat perempuan dalam gubuk milik saksi BS (46) di Dusun Lumban Sonang Desa Sait Nihuta Kec. Doloksanggul Kab.Humbahas.

Kemudian Personil Sat Reskrim beserta Team Identifikasi mendatangi TKP dan menemukan korban tidak bernyawa didalam gubuk dibungkus kain Sprei.

Tersangka

Lalu diadakan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di TKP dan didapatkan keterangan bahwa selama ini yang tinggal digubuk tersebut adalah pekerja kebun saksi BS yang berinisial B,( 30), laki-laki, suku Jawa, tinggal di jln Binjai KM 10,8 Kec. Sunggal Medan.

Kemudian D.S, (25) Laki-laki, suku Jawa alamat Desa Gambus Laut Kec. Lima puluh Kab. Batubara. Serta Y.P, (32)Perempuan, alamat Jalan
Binjai KM. 10,8 Kec. Sunggal Medan.

Ketiga orang tersebut pada saat pertama sekali didatangi saksi sudah tidak berada ditempat dan barang-barang milik mereka juga sudah tidak ada di TKP ( diduga melarikan diri ).

Pada saat melarikan diri 3 (tiga) orang tersebut juga membawa kabur 1 (satu) Unit sepeda motor merek Honda Win milik Saksi BS.

Pada hari Selasa tanggal 29 September 2020, sekira pukul 14.30 Wib bertempat di Jln. Sisingamangaraja Kec. Medan Amplas Kota Medan Polisi melakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang yang diduga pelaku pembunuhan tersebut.

Dan selanjutnya Polisi Mengamankan dan membawa 3 (tiga) orang diduga pelaku pembunuhan ke Mako Polres Humbahas untuk dilakukan Penyidikan lebih lanjut. (AfG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *