Road Show FPDHH di Humbang Hasundutan Mendeklarasikan Kolom Kosong

Siasatnusantara.com – Humbang Hasundutan II Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDHH) untuk mendukung Kolom Kosong Menjelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Melaksanakan road show untuk mendeklarasikan Kolom Kosong (Koko) di daerah Humbang Hasundutan yang diramaikan masyarakat lebih dari 300 orang mengunakan lebih dari 60 mobil, turut serta Baginda Lumban Gaol, Antoni Pasaribu, Rajin Tajom Sihombing, Yanto Sihotang, Aduhot Simamora, Morgan Lumban Batu, Donal Lumban Batu, Mangatas Tobing, Sahata Purba, Hot Asi Simamora, Henri Lumban Gaol Dkk, Hal ini disampaikan Maradu Purba. SH Selaku Koordinator Sosialisasi di FPDHH saat dihubungi via whatsap dan telp, Sabtu (24/10/2020).

Maradu Purba. SH menyampaikan alasan mendukung kolom kosong karena sebagai warga Humbang Hasundutan ingin mengembalikan demokrasi secara baik dan mengingatkan anggota DPRD Humbang Hasundutan tidak melakukan seperti ini lagi. Sebab, ia menilai munculnya satu pasang calon dalam Pilkada 2020 merupakan hasil yang kurang tepat. Koko adalah sebagai Wadah suara politik yang tidak setuju terhadap petahana. Pilkada ulang sebagai tujuan akhir kemenangan Koko akan memberikan ruang kepada kita semua untuk berpesta Demokrasi yang sebenarnya.

Dan ini juga untuk mengingatkan agar DPRD Humbang Hasundutan lebih Tegas dalam meyakinkan pengurus Partai yang ada di pusat, “Elite politik yang ada di Humbang Hasundutan sudah tidak ingat bahwa mereka itu wakil rakyat, jadi seharusnya sebagai wakil rakyat apa yang dikehendaki masyarakat, apa aspirasi dari masyarakat harusnya mereka dukung bukan berdalih alasan,” katanya

Maradu Purba. SH turut menyampaikan target kemenangan untuk kolom kosong antara 60 sampai 70 persen. “Seandainya nanti kami tidak memperoleh kemenangan, paling tidak upaya ini untuk mengingatkan wakil rakyat bahwa masyarakat itu masih ada dan tidak semua gampang dibodohi,” katanya.

Ia mengatakan masyarakat Humbang Hasundutan mempunyai hak untuk memilih kolom kosong dan menurut konstitusi itu sah.

“Kegiatan ini berlangsung berkat bantuan dan gotong royong masyarakat dan besar harapan ke seluruh masyarakat Humbang Hasundutan untuk memilih kolom kosong,” (Jamespurba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *