Kapolres Simalungun Lakukan Press Release Kasus Penganiayaan Hingga Korban Tewas Di Perumahan Cendana PT Brigestone

Siasatnusantara.com – Simalungun II Perihal kejadian peristiwa penganiayaan dengan tuduhan melakukan pencurian disebuah rumah salah seorang manager Brigestone dikomplek Perumahan Cendana PT.Brigestone, pada minggu (27/12) dini hari tepat nya terjadi pada pukul 01.30 Wib Yang mana diketahui sipemilik rumah tersebut berketepatan baru pulang dari kota medan Dd Purba.Warga .Komplek SD 2 Kel.Serbelawan Kec.Dolok Batu Nanggar berada didalam rumahnya tersebut dengan tuduhan melakukan pencurian dan yang mana terjadinya penganiayaan terhadap korban hingga korban tewas.

Kapolres Simalungun AKBP AGUS WALUYO SIK beserta Team Reskrim Simalungun gelar Pres Release Di Lapangan Aspol Kel.Sippat Suhu.Kec.Siantar Timur pada Rabu (30/Des)tepatnya pukul 15.00.Wib.

Oleh Kapolres Simalungun AKBP AGUS Waluyo SIK.Dalam hal kejadian itu telah membentuk Team Khusus.Team tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP.Adi Wibowo SIK.

Urai Kapolres Agus dalam keterangan pers nya Adapun hasil yang didapat oleh team,dalam peristiwa tersebut Team Khusus Reskrim Simalungun menetapkan enam orang tersangka dan menemukan beberapa barang bukti di TKP .

Adapun diantara nya barang bukti yang ditemukan yakni Satu buah Sepeda Motor Honda Cup 70 (diketahui milik korban) handphone berikut Seuntai kalung emas,beberapa pakaian berupa celana dan baju dan sakelan.

Dan dua orang dari enam yang di tetapkan sebagai tersangka empat orang telah dilakukan penahanan dan dua orang berdasar masih dibawah umur tidak dilakukan penahanan Masih Urai kapolres Agus yang mana diketahui penyebab korban tewas ditemukan ditubuh korban bekas tanda pukulan benda tumpul juga dengan adanya keterangan dari Doktor Forensik sesuai dari Hasil Visum korban tewas dengan adanya hantaman benda tumpul pada tubuh korban

Adapun para pelaku dtetapkan sebagai tersangka diantaranya pemilik rumah HN.(lk) 41 Thn dan dua orang anaknya Inisial IM.(lk)15 Thn. dan Mar 16 Thn beserta tiga orang petugas Security inisial HSD (lk)37 Thn. HS (lk) 36 Thn.dan YAP (lk) 21 Thn.

Yang mana urai kapolres Terhadap keempat pelaku telah dilakukan penahanan,dan dua tersangka lainnya tidak dilakukan penahanan disebabkan masih dibawah umur.

Kini keempat tersangka telah di jerat sesuai dengan Pasal 338 Subsider Pasal 170 UU KUHPidana.dengan ancaman pidana penjara paling lama seumur hidup. Urai Kapolres Simalungun AKBP AGUS WALUYO SIK diakhir keterangannya . ( Chaca.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *