Tak Ada Kata Terlambat Untuk Merealisasikan Lahan Pertanian Untuk Mantan Kombatan GAM, Tapol, Napol Dan Korban Konflik Di Aceh

Siasatnusantara.com – Banda Aceh II Siasatnusantara-Hingga akhir tahun 2020, lahan tersebut telah terealisasi di tiga kabupaten yakni di Pidie Jaya 100 bidang dengan total luas 201,03 hektare, Aceh Timur 93 bidang dengan total luas 186 hektare.
“Kemudian di Aceh Utara 37 bidang dengan luas 66.69 hektare,

Selain itu juga terdapat 9.424 hektare lahan yang berpotensi dan sudah diinvetarisir serta siap diredistribusikan kepada para penerima dengan terlebih dahulu diterbitkan SK penetapan lokasi dan penetapan subjek oleh Bupati/Wali Kota.

Tanah tersebut tersebar di Aceh Barat 600 Ha, Aceh Jaya 240 Ha, Aceh Selatan 1.000 Ha, Aceh Tamiang 1,500 Ha, Aceh Tenggara 1,000 Ha, Aceh Timur 1,000 Ha, Aceh Utara 1,500 Ha, Bireuen 1,000 Ha, Nagan Raya 1,084 Ha dan Kota Subulusalam 500 Ha.

Sementara sumber tanah potensial yang statusnya Area Penggunaan Lain (APL) terdapat seluas 45,524 Ha. “Lahan ini perlu verifikasi di lokasi dan peninjauan lapangan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota,”
“Ini diteruskan kepada Kementerian LHK untuk mendapatkan SK Penetapan Pelepasan Kawasan oleh Gubernur Aceh,”
Meskipun telat, namun tak ada kata terlambat untuk merealisasikan lahan pertanian untuk mantan kombatan GAM, tapol, napol dan korban konflik di Aceh,” kata Agustyarsyah didampingi anggota DPR RI Nasir Djamil, Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Fakhrurrazi Yusuf, SE., M.Si dan Kadis Pertanahan Aceh, Dr. Edi Yandra, S.SSTP, M.SP. jelasnya.

Fakhrurrazi mengaku bahwa Pemerintah Aceh saat ini sangat antusias dengan program tersebut sehingga diharapkan dapat memberdayakan masyarakat. “Begitu juga dengan Tgk Muzakir Manaf juga sangat antusias dan telah memerintahkan kepada setiap wilayah untuk memberikan data yang valid,” ujarnya.

Ketua BRA turut menegaskan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab untuk menuntaskan program tersebut dan dapat direalisasi dengan tepat sasaran”tegasnya.(fery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *