Pekerja luar Samosir ancam bunuh Penduduk Desa Partukoan Naginjang

STPL korban dari Polres Samosir.

Siasatnusantara.com – Samosir II Diduga telah melakukan pengancaman Terhadap Darwin Sinaga Warga Desa Partukko Naginjang Kecamatan Harian Kabupaten Samosir Propinsi Sumatera Utara, pekerja penderas Pinus yang bernama Tepati Laoli diadukan kepolres Samosir.

Adapun laporan Darwin Sinaga yaitu No STPL: 213/Xll/2020/SMR/SPKT Telah melaporkan Peristiwa Pidana UU no. 1 Tahun 1946 tentang KHUP Pasal 335 pada hari Senin 30/Nov/2020 sekira pukul 22.00wib di Jalan Dolok Sanggul Sidikalang partukko ginjang Kecamatan Harian Kabupaten. Samosir Sumatera Utara.

Pelapor atas nama Darwin Sinaga dan terlapor atas nama Yapati Laoli sesuai dengan laporan no: Lp/B-240/Xll/2020/SMR/SPKT 2 Desember 2020.

Awak Media ketika berbincang di rumah kepala desa di Desa Partukoan naginjang kec. Harian.

Darwin Sinaga ketika dikonfirmasi di rumahnya oleh awak media Selasa(9/2) di desa Partukko Naginjang kecamatan Harian kabupaten Samosir,membenarkan bahwa Tepati Laoli benar telah mengancamnya dirumahnya pada malam kejadian itu, padahal dia masih sempat menelepon saya sebelum kejadian menanyakan saya dimana, saya terus terang bahwa saya berada di Pangururan ada urusan,dan dia juga memesan membawa Tuak untuk kami minum malam itu.

Dulu dia (Pelaku pengancaman-red) memang sempat menjadi anggota sebagai anggota penderes, entah kenapa dia tidak mau lagi,maka orang rumah meminta kembali uang pijamanya sebesar Rp. 3.000.000, memang dia membayarnya setelah mendapat gaji dari tokenya yang baru,namun entah kenapa dia sepertinya berubah drastis sehingga dia mampu mengancam saya malam itu, dan membawa pisau kerumah ini.

Untung malam itu banyak orang ,merelai kami, kalau tidak mungkin saya sudah korban pembunuhan tutur darwin menjelaskan kronologis kejadianya.

Dia berharap kepada Pihak polres Samosir segera menahan Pelaku pengancaman,karena dia juga sudah mulai meneror istri saya,dengan dilontar kata-kata tak senonoh disampaikan kepada orang orang,sehingga orang yang mendengar itu menyampaikan kepada istri saya membuat dia trauma, pungkas Darwin Sinaga.

Ketika hal ini dikonfirmasi Juper Unit Polres Samosir Daniel Sihombing Selasa(9/2) oleh awak Media melalui telepon selulernya membenarkan telah memeriksa kedua belah pihak,dan saat ini kita lagi melanjuti kepada keterangan saksi-saksi,mudah mudahan kamis paling lambat saksi dari saudara Darwin Sinaga bisa dihadirkan sehingga bisa kita proses secepatnya,menjelaskan.

Senada Kepala Desa Partukko Naginjang Sahat Sinaga Selasa(9/2)ditemui dirumahnya, mengatakan baru hari ini dia ketahui masalah itu,itupun dari informasi kepala dusun ada dihubungi pihak polres Juper Daniel Sihombing, akuinya.

Ketika ditanya berapa orang pekerja pendatang yang ada didaerah wilayahnya,dia menjelaskan bahwa ada beberapa orang tapi kadang mereka tidak menetap ,kadang hanya dua minggu saja,tapi memang kita juga sudah himbau supaya mereka harus wajib lapor, Ujarnya mengakhiri. (SRI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *