PWI Aceh Gelar HPN 2021, Tarmilin Usman: Anggaran kegiatan dalam bentuk sporting

Siasatnusantaracom – Banda Aceh II Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman mengatakan, berbagai kegiatan yang di gelar seluruh PWI di Aceh, anggaran yang diperoleh dari supporting ( pendukung), mitra kerja sahabat sahabat PWI Aceh.

Hal tersebut disampaikan, ketika akan digelarnya geladi di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, sambut Malam Anugerah, Senin, ( 8/2/2021).

“Kita belum tau lagi dari mana anggaran yang tersedia untuk kegiatan tersebut, setidaknya berupa bantuan dari supporting sahabat sahabat atau mitra kerja PWI Aceh,” ujarnya.

Jelasnya, seperti Pemerintah Aceh, menyediakan sarana kapal KMP Aceh Hebat 2, ketika akan digelarnya pertemuan secara virtual dengan presiden Jokowi, menyapa rakyat Aceh, diatas kapal tersebut.

“Pane na anggaran, peuget kegiatan nyoe,” ucap ketua Tarmilin Usman dalam bahasa Aceh.

Ia mengatakan besok puncak kegiatan tersebut secara virtual, pertemuan dengan presiden di atas kapal KMP Aceh Hebat 2.

Tambah Tarmilin, sebelumnya seluruh balai PWI Aceh di daerah telah melaksanakan kegiatan sambut HPN 2021.

“Berupa bantuan sosial, donor darah, peduli terhadap lingkungan diantaranya, pelepasan penyu tukik, timpal wakil ketua PWI pusat HT Anwar Ibrahim.

Tambah Tarmilin, HPN ini merupakan milik kita bersama, milik masyarakat.

Ia berharap peringatan HPN 2021 ini, kepada insan pers agar dapat menghindari dari berita berita hoax, artinya menjaga media mainstem ini untuk mengantisipasi medsos yang sering menyampaikan berita berita hoaxs.

Sementara itu terkait adanya informasi awal dikutip media media jurnalistik mengambil informasi atau sumber dari medsos, Tarmilin mengatakan bahwa itu bukan sumber tapi informasi awal.

“Saya pikir itu biasa, tetapi tugas media ini kan menelusuri lagi cek and ricek apa benar enggak informasi itu,” jelasnya.

Ia menambahkan medsos bersifat informasi sesaat tanpa adanya penelusuran apa apa yang dilihat langsung di ekspose, apa benar atau tidak tanpa di telusuri lagi.

Tukas Tarmilin, medsos tidak bisa dijadikan sebagai sumber pemberitaan.

“Sumber kita bukan media sosial, sumber kita adalah pihak pihak yang berkompeten, bukan media sosial sumber kita, jangan salah,” kata Tarmilin.

Ketika ditanya terkait adanya informasi dari Instagram yang diambil sebagai informasi awal, Tarmilin menyebutkan, nah tidak ada masalah, tapi kan dikonfirmasi lagi sama dengan orang yang bersangkutan.

“Instagram itu jelas orangnya siapa. Iya, kan,” kata Tarmilin.

“Semisal cuitan saya di Instagram, cuitan saya. “Kan ngomong saya itu . Lebih bagus tanyakan lansung ke saya, apa betul saya itu,” katanya.

Selanjutnya, terkait penyerahan anugerah untuk wartawan sejati yang akan diberikan pada malam anugerah di Anjong Mon Mata, Tarmilin mengatakan itu diberikan kepada wartawan yang eksis dan kontinu menjalankan tugas jurnalistik, seperti Samsul Kahar, Alm. H Keuchik Leumiek, dan banyak lagi lainnya.

“Sedangkan untuk sahabat sahabat PWI, ya mitra mitra PWI yang selama ini sering bekerjasama dengan PWI, kan itu,” terangnya.

“Kriteria wartawan yang akan memperoleh anugerah sejati oleh PWI adalah wartawan yang sampai sekarang sudah berusia tua, namun masih eksis menjalankan tugas jurnalistik,” pungkas Tamilin. (Edi /Dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *