Desa Simamora Resmi Sebagai Kampung Tangguh

Siasatnusantara – Humbang Hasundutan II Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H meresmikan Desa Simamora Kec.Baktiraja
Kab.Humbahas sebagai Kampung Tangguh yang sebagaimana merupakan Program Prioritas Kapolri dalam pemantapan dukungan Polri dalam Penanganan Covid-19, Selasa (09/03/2021).

Kegiatan yang dihadiri oleh : Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H., Kasat Binmas Polres Humbahas AKP Daryanto, Kapolsek Doloksanggul IPTU T.L Simamora, Camat Baktiraja Astri Lidwina Manullang, Kepala Puskesmas Kec.Batiraja drg. Gracia Masria Sitompul, Yang mewakili Danramil 05/Doloksanggul Sertu T.Manullang, Kepala Desa Simamora Parningotan Bakara, Perangkat Desa Simamora, Tokoh Masyarakat Desa Simamora.

Kegiatan diawali Pengguntingan pita peresmian di Gapura pintu masuk Desa Simamora yang kemudian Kapolres Humbahas disambut dengan Ulos oleh Tokoh Masyarakat.

Selanjutnya pengecekan Lahan Ketahanan Pangan dan Pemeriksaan Ruang Isolasi Kesehatan.

Kemudian kegiatan Pemberian sembako kepada masyarakat kurang mampu oleh Kapolres Humbang Hasundutan. Selanjutnya Pengecekan Ruang Problem Solving.

Kapolres Humbahas mengatakan, bahwa kampung tangguh bertujuan sebagai media penggerak masyarakat untuk penanganan Covid-19 dan kejahatan lainnya seperti Narkoba dan radikalisme.

Marilah kita dukung Program Pemerintah untuk membuat Kampung Tangguh, yang mampu mandiri untuk menghadapi Covid-19.

Angka penderita Covid di Indonesia sudah mencapai 1,38 jt yang Sembuh 1,19 jt Meninggal Dunia 37.266, sedangkan di Wilayah kita Humbahas ada 142 Kasus yang terkonfirmasi, diantaranya 5 pasien penduduk Baktiraja yang sudah selesai isolasi, untuk itu jika ditracing kemungkinan masih bertambah. Dengan adanya Kampung Tangguh, seperti adanya Posko dipintu masuk, adanya kegiatan ketahanan pangan, adanya ruang isolasi, adanya ruang problem solving serta Posko Terpadu PPKM Mikro diharapkan bisa mampu mendisiplinkan masyarakat dengan 5 M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas), dengan hal tersebut berarti kita bisa berhasil nantinya mengurangi angka Covid-19._ujar Kapolres.

Tambah Kapolres, kita ketahui bersama bahwa di Kec. Baktiraja adalah kawasan wisata, sangat potensi banyak orang luar untuk masuk ataupun berkunjung ke wilayah kita, dengan adanya Posko maka kita bisa mengetahui ataupun memantau kegiatan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Asas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Berangkat dari hal ini TNI POLRI bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dengan melibatkan tokoh masyarakat, Agama dan adat menginisiasi membangun kampung tangguh.
Pendirian kampung tangguh merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam menghadapi pandemi seperti sekarang ini, Kata Kapolres.

Kedepan dalam penanganan problem solving masalah yang ringan diselesaikan di Desa saja dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kades, Tomas Todat setempat tanpa melaporkan ke Polres ataupun ke Polsek, kita selesaikan bersama di desa, Ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, kampung tangguh ini juga dibuat untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Desa Simamora.

Dengan ketahanan pangan diterapkan melalui konsep “urban farming” di lahan terbatas berupa bercocok tanam sayuran hingga ternak.

“Jadi kami mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Simamora yang mendukung terbentuknya Kampung Tangguh sebagai partisipasi masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran dan pencegahan Covid-19. Serta menjadi solusi diberbagai bidang ekonomi, sosial dan keamanan sehingga menjadi nilai dan semangat gotong royong,” ucapnya./JCs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *