Diduga Gunakan Batu Sungai Sebagai Pondasi,Proyek Bronjong Baktiraja Di Pertanyakan

Siasatnusantara.com – Humbahas II TM.Adanya kegiatan lanjutan pembangunan Bronjong pinggiran sungai di kecamatan Baktiraja,kabupaten Humbang Hasundutan di pertanyakan.

Pasalnya,bangunan yang berbiaya Rp. 13.500.025.000 dengan nama pekerjaan”PENGENDALIAN DAYA RUSAK SUNGAI AEK SILANG KAB.HUMBANG HASUNDUTAN ( LANJUTAN)” yang di kerjakan perusahaan PT.PERMATA KARYA KENCANA dengan pelaksanaan kontrak 300 hari kalender dengan sumber dana APBN 2021 diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat.

Sesuai pantauan media ini di lapangan,Rabu,21/4/21 terlihat dua alat berat excavator yang sedang bekerja menggali batu sungai dan beberapa orang pekerja memasukkan batu tersebut ke dalam Bronjong.

Ketika media ini menanyakan kepada salah seorang karyawan perusahaan bermarga Lubis mengaku hanya di pinggiran Bronjong saja sebagai penahan dari luar. ” Itu tidak di isi ke dalam,hanya di luar Bronjong saja agar batu gunungnya nanti bisa di susun teratur di dalam” tandasnya sembari mengajak media keluar dari lapangan.

Terpisah,B.marbun yang selama ini di kenal sebagai pemborong Bronjong di kecamatan Baktiraja yang juga mengerjakan proyek Bronjong ini ketika di konfirmasi media ini via WhatsApp dengan isi “Horas pak Budi,kami dari media ingin konfirmasi sekaitan bangunan yang terlaksana sekarang ini di kecamatan Baktiraja,dengan menelan biaya Rp.13 milliar.Kami ingin konfirmasi sekaitan yang kami duga menjadi temuan kami di lapangan yaitu pemakaian batu sungai untuk pondasi kegiatan,namun hingga sampai berita ini terbit tidak ada jawaban yang di terima media ini.(Akim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *