DPD Pemuda Batak Bersatu Sumatera Utara Cepat Tanggap Terkait Aqila Yang Sakit Tidak Memiliki BPJS

Siasatnusantara.com – Medan || Keluarga Aqila (7) (w) tidak memiliki bpjs sempat bingung karena tidak memiliki biaya untuk membawa aqila berobat. Hal itu terjadi di wilayah paya bakung kabupaten deli serdang, (Selasa,4 April 2021) Pukul 00.30 wib

sebelumnya aqila sudah dibawa berobat ke rumah sakit laboratorium klinik tamrin, (24/4/21) dengan hasil penyakit lever hati dan telah diberikan obat oleh Dr. L.Purba namun tidak ada perobahan dalam pengobatan tersebut.

Sehingga dilanjutkan lagi pengobatan kerumah sakit Zulham binjai dan dilakukan pemeriksaan dengan melakukan usg perut dari hasil foto ditemukan penyakit yang dideritanya Gastroenteritis

Penyakit tersebut sudah lama dideritanya selama (+-) 1 bulan lamanya dan perobatan pun sudah berulang kali dilakukan secara umum namun tidak ada perubahan.

Karena sudah melakukan perobatan kemana mana sampai kehabisan uang, ibu Aqila akhirnya pasrah atas penyakit yang diderita oleh putrinya. Apalagi selama ini ibu Aqila melakukan perobatan secara umum karena tidak memiliki BPJS.

Sehingga Aqilah hanya terlentang di atas sebuah kasur tanpa adanya bantuan pengobatan oleh dokter dan selalu menjerit jerit menangis dan merintih.

Mendengar hal itu ketua pemuda batak bersatu Dewan Pimpinan Daerah Sumatera Utara D.Martin Siahaan ST, bersama sekjennya Dedy Marbun SH MH, langsung turun tangan melihat kondisi aqila

Ternyata benar jika kondisi yang temukan di rumah kakeknya Aqila bahwa keadaannya  sudah sangat parah dan harus dilakukan pertolongan secepatnya sehingga ketua DPD sumut D.Martin Siahaan ST, beserta sekda Dedy marbun SH MH, akhirnya melakukan infus sebagai pertolongan pertama.

Setelah dilakukan infus dalam pertolongan pertama akhirnya aqila dilarikan ke rumah sakit adam malik medan untuk mendapatkan perobatan.

Setelah melakukan hal itu ditanyakan terkait biaya atas hal perobatan aqila dan pihak DPD PBB sumut hanya menjawab perobatan nya akan didapatkannya dari tuhan

“Intinya kita bawa aja dulu berobat bang, masalah biaya kita serahkan aja sama tuhan bang semua sudah diaturnya itu bang” Pungkasnya.

Terkait infus yang dilakukan pertama oleh  sekda sumut ditanyakan oleh media dan beliau menjawab “Dulunya sudah pernah belajar kesehatan selama 4 tahun lamanya” Pungkas beliau walaupun beliau juga ahli dalam bidang Hukum. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *