Napi di Lapas Binjai Produksi Masker dari Balik Jeruji Besi Saat Pandemi

Binjai – Sebanyak 10 Orang Warga Binaan Lapas Binjai yang merupakan Pembinaan Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Binjai, melakukan pembuatan 3.000 masker kain untuk ikut membantu masyarakat mencegah penyebaran virus corona. Jumat Siang (21/5).

Kasi Kegiatan Kerja Raymon A Girsang, didampingi Kasi Sarana Kerja, Robinson Siregar, dan Kasi Bimbingan Kerja, Supian Natalis, dalam keterangannya menyampaikan “10 Orang WBP bisa membuat masker kain ini karena sudah dibekali Teknik dasar menjahit pada program pembinaan kemandirian tahun lalu. Masker yang dijahit sebanyak 3000 pcs mengunakan bahan kain katun. jadi satu pekan kedepan, mereka memproduksi masker kain untuk penghuni Lapas Binjai dan masyarakat umum” Jelas Raymon.

Dalam pembuatan masker ini, “Beberapa dari mereka bertugas memotong kain, dengan membuat pola masker dari triplek, sebagian lagi memasang karet pengikat dan sebagian lainnya mendapat tugas menjahit’ ungkap Raymon.

Raymon juga menambahkan masih menyebarnya virus Covid-19 sampai saat ini benar benar menjadi perhatian khusus bagi Lapas Binjai. Untuk itu berbagai upaya terus dilakukan demi mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 di Lapas Binjai, salah satu upaya dilakukan adalah memberikan masker kepada seluruh warga binaan Lapas Binjai.

Kepala Lapas Binjai, Maju A Siburian sangat mengapresiasi atas inisiatif dari petugas dan warga binaanya dalam pembuatan masker kain. Beliau berharap upaya yang telah dilakukan dapat mencegah Covid-19 agar tidak terpapar kepada WBP Lapas Binjai dan Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar program pembinaan pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *