Dua Wanita, Pelaku Pembunuh I.R.T. Forta Tumanggor, Diringkus Polisi Di-Medan

Siasatnusantara.com – Simalungun II Sebelum menjadi “PR”, bagi Polres Simalungun,
dalam tempo waktu 2X24 jam,pembantai sadis tanpa perikemanusiaan, yang terjadi terhadap seorang IRT, alm ibu Forta Tumanggor (52) tahun.Warga Nagori Tano Tinggir.
Kec.Purba.Kabupaten Simalungun.berhasil diringkus Team Unit Jahtanras Satreskrim Polres Simalungun,bekerja sama dengan Team Buncil Subdit III Kriminal Umum Polda Sumut.tepatnya pada hari Sabtu (29/Mei2021) malam, bekisar pukul 22.30.Wib.

Pelaku diringkus dari dalam sebuah kamar “Hotel Hawai” yang terletak dijalan Jamin Ginting (Padang Bulan) Kec.Medan Tuntungan Kotamadya Medan.Adapun kedua pelaku,dua orang wanita, berinisial P.A.br S (40) tahun.dan H br T.(45) tahun.Warga yang sama Dinagori Tinggir kec Purba Kab Simalungun.

Pada Saat ditangkap,polisi,menemukan berupa barang bukti,dari tangan kedua pelaku,diantaranya,,Dua buah hape,Dua buah cincin,diketahui cincin tersebut milik korban,dan uang sebanyak Dua Juta Lima Ratus Rupiah (2.5000.000,.)”adapun kedua hape dibeli pelaku, dengan menggunakan,uang milik korban,beserta uang dua juta lima ratus rupiah yang ditemukan tersebut,
merupakan sisa uang yang diambil pelaku dari dalam sebuah tas milik korban,sebanyak delapan juta rupiah,seketika kejadian”.urai, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmad Aribowo SIK.beserta Kapolsek Purba dan yang lainnya, dalam jumpa pers Dilapangan Aspol Polres Simalungun Senin (31/Mei) pukul 14.30 wib.

Selanjutnya Kapolres Agus menggungkapkan, Adapun motif dari pembunuhan tersebut, Disebabkan unsur “Sakit Hati,karena, kedua pelaku tidak diberi pinjaman oleh korban” Dan pada saat korban pertama kali ditemukan,dengan posisi tergantung,
disebuah pohon kopi milik Ismail warga Kec Purba, seolah olah, praduga orang yang melihat korban, korban tewas akibat gantung diri.Namun dari hasil pemeriksaan cek olah TKP dan berkat bantuan informasi dari masyarakat juga rekan rekan media akhirnya kasus ini dapat kita ungkap.Ujar Kapolres Agus kepada.wartawan..

“Kini kedua pelaku terancam dikenakan sanksi sesuai pasal 338 KUHPidana Subsider Pasal 170 KUHPidana ayat (2) dan atau pasal 365, dengan ancaman pidana kurungun maximal 15 tahun penjara”.Tandasnya mengakhiri. (Chaca.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *