Ketua DPD Sumut Koalisi Wartawan Republik Indonesia Kecam Pembakaran Rumah Wartawan

Dari kanan, Ketua DPD-KWRI SUMUT Martin Siahaan, ST didampingi Sekretarisnya Daud Barus, BSc.

Siasatnusantara.com – Sumut || Terkait pemberitaan Judi, rumah seorang wartawan di Binjai sumatera utara dibakar yang diduga dilakukan oleh mafia judi, hal itu terjadi, Minggu (13/6) dini hari, sekira pukul 00.05 WIB.

Adapun korban yang mendapat tindakan keji dan tidak berprikemanusiaan tersebut merupakan salah satu Jurnalis atas nama Sofyan dari media harian Metro24

Aksi kekerasan terhadap wartawan tersebutpun langsung di kecam keras oleh Ketua DPD-KWRI (Dewan Pimpinan Daerah Koalisi Wartawan Republik Indonesia) SUMUT Martin Siahaan, ST dan Sekretarisnya Daud Barus, BSc. Senin, (15 Juni 2021)

“Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan, Jika benar ada unsur kesengajaan dan terkait dengan pemberitaan, maka peristiwa ini mencederai kemerdekaan pers seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999”. Pungkas Martin Siahaan ST

Dirinya juga meminta kepada seluruh rekan juang wartawan yang ada di binjai turut serta mengawal pemberitaan kasus penegakan hukum pembakaran tersebut sampai tuntas serta mempercayai kinerja penegak hukum baik Polres Binjai hingga Polda Sumut dalam menangani Insiden yang telah dialami rekan wartawan Sofian.

Oleh karena itu, dirinya juga sebagai Pemilik media Meminta agar kepada para wartawan (jurnalis) sebagai rekan sejawat, agar tidak boleh takut dan tidak menyerah dengan aksi-aksi yang dilancarkan para preman tersebut.

“Wartawan tidak perlu takut karena para rekan jurnalis selalu dilindungi oleh undang undang pers no 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers, oleh pihak manapun sejauh dalam melaksanakan tugas dan harus selalu berpatokan kepada aturan,” terangnya.

Karenanya, ia meminta kepada polresta binjai untuk segera melakukan penyelidikan apa yang menjadi motif aksi pembakaran rumah wartawan tersebut. Pungkasnya

Selain komentar dari ketua DPD sekretaris nya juga berbicara dimana “Kita sebagai insan pers harus mendesak instansi penegak hukum dalam hal ini kepada Bapak Kapoldasu, Bapak Kapolresta Binjai agar mengusut tuntas siapa dalang dan pelaku pembakaran tersebut, agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku dan diganjar hukuman yang sangat berat”. ditambahkan Barus untuk mengakhirinya. (Bsc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *