Mengaku Karyawan Leasing, Dua Pria Berhasil Diamankan Team Anti Bandit. Pol-Sek Bangun

Siasatnusantara.com – Simalungun II Polisi Sektor Bangun, melalui Unit Reskrim Team Anti Bandit, berhasil meringkus dua pria asal Kota Pematang Siantar,diduga pelaku Curas,dengan memakai modus,ngaku karyawan lessing,Adapun kedua pelaku,diringkus pada Sabtu (12/Juni)pukul 10.00Wib. tepatnya di Jalan Asahan KM 8 Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.

Mengenai penangkapan tersebut,dibenarkan Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, MH melalui Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom SH dan didampingan Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo, SIK, MH,pungkas mereka,Adapun kedua pelaku tersebut berinisial AS (38) warga Jalan Rakutta Sembiring Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Martoba Siantar dan EFP (27) warga Jalan Jati Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utata

Sanjutnya Kapolsek menjelaskan kronologi penangkapan tersebut,urainya.Tepatnya pagi korban, AIdi Juanda (17) bersama dengan saksi Ari Andrian (16) keduanya warga Huta III Pasar Baru Nagori Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, baru pulang dari sekolah di Yayasan UISU Jalan Asahan KM 7 Kecamatan Siantar dan berboncengan dengan mengendarai sepedamotor (Septor) Honda Beat warna hitam,e hendak menuju pulang ke rumah mereka. 

Dan setiba dilokasi kejadian, kedua pelaku bersama dua rekannya (berhasil kabur) berboncengan dengan masing masing mengendarai Septor Honda Mega Pro warna hitam dan merah, datang dari arah belakang. Dan disaat beraamaan posisi Septor sejajar dengan Septor korban, salah satu dari pelaku menunjang bagian sebelah kanan kendaraan yang dikendarai korban, sembari mengatakan, “Pinggir-pinggir kalian”.

Lantas,,Kedua korbanpun terjatuh kearah beram jalan, dan kemudian keempat pelaku mengaku dari pihak Lessing, dan dari salah satu pelaku langsung mengambil kunci kontak sepedamotor korban sembari mengecek nomor rangka dan nomor mesin sepedamotor korban.dan setelah itu pelaku menunjang bagian kaki kanan korban dan sembari memaksa merampas kunci kontak dari tangan korban.Kemudian Selanjutnya dua orang dari sipelaku langsung melarikan sepedamotor korban, sedangkan dua pelaku lainnya memaksa korban,agar ikut ke Polsek Siantar Utara sembari berujar kepada korban,, “Kalau tidak ada surat-surat kereta mu, kau di tahan di Polsek”.tandas pelaku kepada korban.

Akan tetapi korban tetap bersikeras,untuk menolak ikut, sehingga kedua pelaku kabur kearah Kota Pematang Siantar dengan berboncengan mengendarai sepedamotor Honda Mega Pro berwarna merah.Selanjutnya korban berusaha dan berhasil menarik tangan pelaku,sehingga pelaku terjatuh dari sepeda motornya,ditengah jalan,lalu korban mengambil kunci kontak sepeda motor pelaku dan sembari bergegas kabur kearah perumahan warga.

Dalam hitungan menit, warga setempatpun,dengan gerak cepat menangkap kedua pelaku yang mengaku berinisial AS dan EFP tersebut,dan langsung sekaligus turut mengamankan barang bukti sepedamotor keduanya. Dan dengan seketika Personil Unit Reskrim Anti Bandit Polsek Bangun,lewat,”Melaksanakan kegiatan rutin dengan berpatroli,mengantisipasi Pungutan Liar (Pungli) dan Premanism,(sebagaimana yang dimaksud Atensi Kapolr) Dan dengan langsung mengamankan kedua pelaku dan barang bukti,diantaranya Sepeda Motor Honda Mega Pro warna merah milik kedua pelaku, Septor Honda Beat warna hitam milik korban, 1 unit HT (Hand Talky) milik kedua pelaku serta Uang sebesar Rp 2.160.000 .Beserta barang bukti,pelaku juga Korban diboyong ke Markas komando Polisi Sektor Bangun.

Atas kejadian tersebut,Korban langsung membuat pelaporan pengaduan ke Polsek Bangun dengan Surat Laporan Polisi Nomor : LP/23/VII/2020/SU/SIMAL/Sek.Bangun tanggal 12 Juni 2021.

“Kini kedua Pelaku, AS dan EFP yang mengaku karyawan Leasing dari salah satu perusahaan, sudah kita tahan di RTP Mako Polsek Bangun, guna diproses hukum selanjutnya dengan dipersangkakan,terhadap kedua pelaku,melakukan tindak pidana Curas sebagaimana yang dimaksud sesuai Pasal 365 KUHPidana,”.Pungkas AKP L.S Gultom mengakhiri keterangannya kepada wartawan, melalui Release tertulisnya. (Chaca.s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *