Pelaku Pembongkar Kantor Dinas ESDM Wilayah III,Berhasil Diringkus Team Unit Reskrim Polsek Siantar Martoba

Siasatnusantara.com – P.Siantar II Berdasar Surat Laporan Polisi Nomor: LP/VII/2021/SU./STR/Sek.Str Martoba.Dua pelaku pembongkar kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah III yang terletak dijalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, berhasil ditangkap Team Unit Reskrim Polsek Siantar Martoba pada Sabtu (24/Juli) bekisar pukul 20.00 Wib tepatnya dijalan Cokroaminoto Kel.Melayu.Kecamatan Siantar Barat.

Adapun kedua pelaku bernama Heri Irawan alias Heri (41) warga Desa Sumber Padi, Kelurahan Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, dan Fransisco Angga Boy Manurung (29) warga Jalan Abdul Rahman, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi

Dan disaat akan ditangkap, salah satu dari pelaku, bernama Heri Irawan sempat melakukan perlawanan dengan menusuk tangan salah satu anggota team unit reskrim Polsek Siantar Martoba,dengan menggunakan kunci letter T.

Dari tangan kedua pelaku ini, polisi berhasil menyita barang bukti hasil kejahatan pembongkaran kantor ESDM,yaitu berupa 1 (satu) buah kotak Komputer Asus UN3091, 1 (satu) unit komputer Asus UN3091, 1 (satu) buah mouse, 1 (satu) buah Keyboard, 2 (dua) buah Linggis, 1 (satu) buah senter, 2 (dua) buah obeng, 1 (satu) buah tang, 2 (dua) buah kunci Letter T.

Sebelumnya, Jumat (23/7) bekisar pukul 07.30 Wib siang, salah seorang pegawai Syachrady Syawal Harianja, dan Ramadana, datang ke kantor tersebut, dan melihat pintu kantor sudah keadaan terbuka,dan setelah dilakukan pengecekan di dalam kantor, ternyata 1 (satu) unit Komputer merk Asus UN 3091, Mouse, dan Keyboard telah hilang dari dalam kantor.Akibat kejadian pencurian ini, pihak kantor Dinas ESDM Wilayah 3 mengalami kerugian Rp 10 juta, lalu melaporkan ke Polsek Siantar Martoba.

Oleh Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahmud,melalui Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba,Iptu B.R Simanjuntak
menerangkan,pihaknya berhasil meringkus kedua pelaku tersebut dengan melakukan under cover, sebagai pembeli barang hasil curian,sebabnya kedua pelaku diinformasikan akan menjual barang curian, berupa Komputer, Mouse, dan Keyboard.

“Kemudian, sepakat bertemu di salah satu rumah makan.hal hasil kedua pelaku sudah menunggu disana.Dan seketika akan ditangkap salah satu dari pelaku, melakukan perlawanan dengan menikam tangan anggota dengan menggunakan sesuatu alat yaitu kunci letter T, namun berhasil dielak,dengan langsungnya meringkus kedua pelaku”.

Guna proses selanjutnya, kini untuk kedua pelaku dan seluruh barang bukti telah berada diruangan unit reskrim Polsek Siantar Martoba,dan untuk kedua pelaku,terancam dikenakan sanksi sesuai pasal 363 ayat 1 KUHPidana.Pungkas Kanit Reskrim Unit Polsek Siantar Martoba IPTU B.R.Simanjuntak mengakhiri keterangannya. (Chaca.S).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *