“Semua Isi Postingan Tidak Benar” Arjun Permana di Laporkan!!!



Siasatnusantara.com – Humbang Hasundutan II Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr (Chan) Oloan P Nababan, S.H, M.H angkat bicara terkait isu yang menimpa dirinya yang dituding berselingkuh dengan salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprovsu inisial SHS.

Melalui keterangan tertulisnya yang diterima dari rekan media SIB, Rabu (25/8), Oloan menjelaskan bahwa tudingan yang dikicaukan oleh pemilik akun facebook Arjun Permana terhadap dirinya yang diposting atau disebarkan melalui akun facebooknya beberapa waktu lalu itu adalah tidak benar dan diduga kuat merupakan hasil rekayasa.

“Bahwa adapun rekam pembicaraan saya yang tersebar dengan narasi yang tidak benar itu adalah rekaman pembicaraan saya dengan pariban saya, yang sudah saya anggap sebagai adik. Di mana pariban saya tersebut meminta tolong agar saya bisa membantu temannya yang diduga sedang ditipu orang dalam proses jual beli tanah. Dan sebagai pariban/abang dalam pembicaraan itu saya sedang memberikan saran dan masukan tentang hal-hal apa yang dapat dilakukan oleh teman pariban/adik saya itu,” kata Oloan dalam keterangan tertulisnya tersebut.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa dalam rekaman tersebut dirinya juga menganjurkan untuk melaporkan kasus dugaan penipuan itu ke Polres setempat sampai ada kejelasan hukum dalam permasalahan jual beli tanah tersebut.

“Saya malah menganjurkan agar mereka melaporkan ke pihak Polres dan agar temannya itu menguasai secara fisik lahan yg dibelinya itu sampai ada kejelasan secara hukum dalam permasalahan jual beli tanah tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Oloan,  adapun penggalam atau petikan rekaman pembicaraan dirinya yang tersebar tersebut secara sengaja telah dimanipulasi dengan narasi kalimat yang tidak benar yang dengan nyata-nyata sengaja bertujuan menyebarkan issu atau berita yang tidak benar/hoax tentang dirinya.

“Hal itu telah merugikan nama baik, harkat dan martabat saya dan dengan sengaja disebar luaskan semata-mata bertujuan ingin merusak nama baik saya dan membunuh karakter saya. Dan saya sering memanggil kata-kata “sayang” dan panggil adik agar kekeluargaan lebih dekat dan hubungan yang baik agar senantiasa kebaikan dan kemurahan hati,” sebutnya.

Terkait postingan foto-foto dirinya yang ikut diposting di akun medsos facebook Arjun Permana itu,  mantan prajurit TNI itu juga menjelaskan, bahwa foto pertama itu berada di lokasi Desa Hutagalung Kecamatan Harian didampingi Babinsa dalam rangka kegiatan  masyarakat persoalan tanah.

Selanjutnya foto di Kecamatan Simanindo, Samosir  dalam rangka kegiatan saat makan malam sambil menyaksikan/mendengar live musik di pinggiran pantai  Danau Toba dan di saksikan oleh pengunjung masyarakat yang berwisata dan juga beberapa orang guru SMA dari Kabupaten Humbang Hasundutan.

Foto berikutnya kata dia, berada di Desa Parbotihan dan Desa Shihikit yang dihadiri oleh Kepala Desa  Parbotihan/Sekdes, mantan kepala desa shihikit dan di  beberapa dusun dan jamuan makan siang di rumah masyarakat.

“Foto-foto itu adalah sebagai bentuk cinta dan sayangnya masyarakat terhadap kami dan juga kami menemui para ibu-ibu dalam rangka kegiatan penyuluahan kopi Onan Ganjang  yang sangat terkenal dan dapat piagam penghargaan di Kecamatan Onan Ganjang,” katanya lagi.

Sementara foto berikutnya kata dia adalah foto keluarga di daerah Kabupaten Langkat yang dihadiri  beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat  dalam rangka kegiatan orang utan yang semakin punah di Propinsi Sumatera Utara.

Dia juga menjelaskan, selama mengabdi  di militer selama 23 tahun, dia tidak pernah cacat hukum dan selalu memberikan serta melakukan yang terbaik di manapun dia mengemban tugas.

“Kami selalu mempedomani Sapta Marga dan sumpah prajurit, wajib TNI dan norma kaidah sesuai aturan hukum yang berlaku. Bahasa saudara sama sekali tidak benar dan sudah masuk dalam pencemaran nama baik dan harus bisa dipertangungjawabkan sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku yang saat ini sedang diproses di Polda Sumut tentang pendistribusian/pemberitaan foto-foto orang lain tanpa ijin pemilik dan tidak sesuai fakta dan data yang saudara keluarkan. Jadi silahkan saudara mempertanggungjawabkan perbuatan saudara pada saat dipanggil Polda Sumut dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan oknum ASN berinisial SHS melaporkan dugaan tindak pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) ke Polda Sumut, Selasa (24/8). Dalam laporan polisi No : LP/B/1341/VIII/2021/SPKT/Polda Sumut tanggal 24 Agustus 2021 itu, pelapor melaporkan akun medsos facebook Arjun Permana terkait postingan yang menyebutkan dirinya diduga memiliki hubungan dengan Wakil Bupati Humbang Hasundutan OPN.

Dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (25/8), Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Jhon CE Nababan melalui Kasubdit Cybercrime AKBP Bambang Rubiyanto mengatakan, secara resmi pihaknya belum menerima laporan tersebut, mengingat laporan tersebut baru saja diterima SPKT Polda Sumut pada 24 Agustus 2021.

Menurutnya, secara prosedur, laporan tersebut diduga akan diterima pihaknya terhitung 2 hari setelah pelaporan. Tapi dipastikan, laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

“Secara resmi, laporan itu belum kami terima. Karena sesuai dengan sistem, mungkin laporan itu akan kami terima besok atau lusa. Namun laporan itu tentu akan ditindaklanjuti dengan penyelidkian,” katanya.

Diketahui, dalam akun facebook Arjun Permana, pelapor merasa dirugikan karena namanya disebut mempunyai hubungan dengan OPN. Tak hanya itu, postingan terduga pelaku bahkan sempat viral di Medsos Facebook./(James Purba & Frans Simajuntak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *