SMK-PP Negeri Saree kembali Raih Penghargaan Abdibhaktitani 2021 dari Kementrian pertanian

Siasatnusantara.com – Aceh Besar || Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree kembali menoreh prestasi tingkat nasional dengan memperoleh penghargaan Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) berprestasi bidang pertanian tahun 2021 dari Kementerian Pertanian RI.

Penghargaan ini berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo nomor 438/KPTS/KP.590/M/8/2021 yang diumumkan secara virtual melalui zoom meeting setelah Peringatan detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 pada 17 Agustus 2021 di Jakarta

Demikian dikatakan oleh Kepala SMK – PP Negeri Saree Kabupaten Aceh BesarMuhammad Amin kepada media ini. Sabtu (21/8/2021)

” SMK-PP Negeri Saree dianggap layak diberikan kembali Penghargaan Abdibhaktitani 2021 ini dalam katagori ‘Berprestasi Utama’ setelah proses seleksi dokumen, kunjungan lapangan, dan ekspose di depan 15 orang tim penilai yang dilaksanakan secara virtual pada 5 – 6 Juli 2021 lalu.” Kata Muhammad Amin.

Dijelaskannya, ada 39 UKPP Pertanian se-Indonesia yang dinyatakan lulus penilaian awal berupa dokumen dan penilaian langsung ke lapangan pada awal pertengahan Juli 2021 lalu.

Sedangkan penyerahan penghargaan Abdibhaktitani tahun 2021 ini secara langsung akan diberikan setelah Status PPKM Nasional dicabut oleh pemerintah, yang direncanakan langsung diberikan oleh Menteri Pertanian di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.

Muhammad Amin juga menjelaskan, penghargaan Abdibhaktitani tahun 2021 diberikan kepada UKPP dalam lingkup Kementan RI yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan berbagai inovasi yang dikembangkan selama dua tahun terakhir.

“Penghargaan Abdi Bhakti Tani ini merupakan penghargaan yang ke 4 kali secara berurut diperoleh SMK-PP Negeri Saree yaitu 2015, 2017, 2019, dan 2021” ungkap Muhammad Amin

Penilaian Kualitas Pelayanan Publik UKPP Berprestasi Bidang Pertanian pada tahun 2021 ini lebih difokuskan pada Pelaksanaan Visi misi dan maklumat, pelaksanaan Standar Pelayanan yang telah ditetapkan, Pengakuan Manfaat UKPP oleh para pihak dan Inovasi Pelayanan dalam mendukung program Upaya Khusus (upsus) Pajale, Siwab, dan Babe yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI serta program pencegahan penyebaran covid-19

Pengakuan juga terlihat dari jumlah MoU yang telah dijalin dengan berbagai DU/DI/lembaga, dalam tiga tahun terakhir kita telah membuat 40 buah MoU dengan berbagai implementasi dilapangan seperti ; PKL siswa, Penelitian Bersama, Penguatan SDM Guru dan Tenaga Kependidikan, Pelatihan Pengolahan hasil dan Produk turunan pertanian dari lemon seperti minyak wangi, lilin, pure lemon, sari lemon segar. Produk lemon ini merupakan kerjasama dengan Seameo Biotrop. Kita juga menghasilkan Decomposer MA-11 kerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Aceh

Disisi lain, Wakasek Humas dan Kerjasama SMK-PP Negeri Saree, Khatmi Ilyas juga menambahkan dalam hal Inovasi Pelayanan, bahwa ada banyak Inovasi yang dilakukan fokus pada bidang kewirausahaan bagi siswa diantaranya Smart-Be, Seulawah Agro Technopark, PWMP, SPW, dan Pengembangan Unit Produksi. Menyahuti Revolusi Industri 4.0 pihak sekolah menggunakan Finger Print, Face Print dan absen online via android sebagai alat Absensi Guru/pegawai serta siswa, Penggunaan Drone Deploy untuk pemetaan tanaman, PPDB online sehingga calon siswa tidak perlu ke sekolah untuk mendaftar. Kemudian penggunaan CCTV di 50 titik dikelas dan lingkungan sekolah dalam rangka pengawasan sehingga dapat tercipta suasana yang aman dan nyaman.

Bagi provinsi Aceh, lanjutnya, penghargaan Abdibhaktitani tahun 2021 ini didapat oleh 4 UKPP yaitu SMK-PP Negeri Saree, SMK-PP Negeri Kutacane, SMK-PP Negeri Bireuen, dan UPTD BPSBTPHP yang mana keempatnya merupakan Unit Kerja dibawah Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. (Edi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *