Kalapas Kelas IIA Batu VI Siantar Rudy Fernando Sianturi Amd, S.I.P. SH. Tinjau Langsung Kegiatan Pembinaan Sarana Asimilasi Dan Edukasi Warga Binaan.

Siasatnusantara.com.
Pematang Siantar. II. Tepatnya Kamis (09-Sept-2021) siang, Kalapas Kelas IIA Batu VI Siantar Rudy Fernando Sianturi Amd SIP. SH, meninjau kegiatan pembinaan sarana asimilasi dan edukasi warga binaan pemasyarakatan didalam Lapas.

Tampak terlihat jelas ber-aneka-ragam hasil kegiatan kerja warga binaan pemasyarakatan diantaranya berupa dengan adanya dilaksanakan kegiatan pembjnaan budi daya pemeliharaan beragam jenis ikan,dengan dipelihara di, ‘Kolam Terpal Bundar dan Kolam Konvensional’. serta ada yang beroocok tanam, dengan menanami buah buahan seperti buah pepaya dan buah pisang dan tanaman tumpang Sari diantaranya ada Cabe, Terong dan Ubi. Dengan meemanfaatkan lahan kosong yang berada diseputaran pekarangan luar Lapas.

“Hal ini merupakan salah satu contoh upaya yang dilakukan pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Batu VI Siantar sesuai dengan Program Pembinaan Kemandirian terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan,terutamanya bagi WBP yang masa hukumannya,tidak berapa lama lagi akan selesai” Pungkas Humas Lapas Daniel Tindaon menjelaskan kepada wartawan,melalui release tertulisnya, dihari Jumat (10/Sept-2021) pukul 13.30.Wib.

Oleh kalapas Rudy.F.Sianturi Amd SIP.SH.Adapun aksi Kegiatan Pembinaan Kemandirian yang dilakukan pihaknya terhadap warga binaannya, beragam adanya, “terutamanya
bagi warga binaan wanita dengan dilakukannya kegiatan kemandirian untuk mereka seperti:”Bertenun Ulos,Merajut,
Menjahit, Salon,Pangkas hingga belajar membuat Roti
Bakkery, ada dilaksanakan,Dengan pelaksanaanya memanfaatkan lahan kosong yang berada diseputaran Brenggang Lapas”.

“Dan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Pria , mereka yang ingin,lebih mendalami skillnya seperti membuat Miniatur, membuat Meubel Kayu dan Bengkel, dan yang memiliki Skill disektor pertanian juga ada dilakukan pihak Lapas Kelas II A Siantar ini” Tuturnya.


“Semua program yang dilakukan, bertujuan untuk membentuk warga binaan pemasyarakatan,agar ntinya mereka kedepannya dapat menjadi manusia seutuhnya, setelah mereka selesai menjalani hukumanya (keluar) dari lapas ini, terutamanya dalam memenuhi kebutuhanya, mereka dapat (mampu) mem-fungsikan (Andalkan) Skill-skill yang mereka dapat selama mereka menjalani pidana didalam lapas ini, Tanpa melakukan kejahatan kejahatan yang sebelumnya pernah dia lakukan”

“Membentuk warga binaan pemasyarakatan agar mereka lebih menyadari lagi kesalahan-kesalahanya dengan memperbaiki diri tanpa mengulangi tindakan pidana, sehingga masyarakat dapat menerima mereka kembali” Pungkas Kalapas Rudy. mengakhiri keteranganya. (Chaca.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *